JAYAPURA, Redaksipotret.co – Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa memastikan pekerjaan yang tidak terbayarkan pada 2024 akan segera diselesaikan di awal 2025 ini.
“Kami sedang berupaya melihat APBD yang ada saat ini,” kata Semuel Siriwa di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (7/1/2024).
Dia mengatakan telah berkoordinasi langsung dengan Disdik dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) untuk mengusahakan pembayaran pekerjaan yang belum diselesaikan, begitupun juga dengan pembayaran hak-hak guru.
“Saat ini, sudah diproses pembayarannya dan diharapkan dalam waktu dekat ini hak-hak guru maupun pekerjaan yang tidak terbayar diselesaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, puluhan kontraktor di Kabupaten Jayapura memalang pintu masuk Kantor Bupati Jayapura,di Sentani, Senin (30/12/2024) sekitar pukul 16.05 WIT.
Pemalangan dilakukan karena para pengusaha kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Jayapura. Mereka memalang akses Kantor Bupati Jayapura, Provinsi Papua dengan menutup pintu gerbang pagar utama, baik sisi kanan maupun sisi kiri pintu gerbang. Begitupun juga mereka menutup akses pintu gerbang bagian belakang Kantor Bupati Jayapura.
Para kontraktor atau pengusaha tersebut kecewa terhadap Pemda Kabupaten Jayapura, karena hingga saat ini mereka belum menerima pembayaran dari Pemda Kabupaten Jayapura.
Di kesempatan berbeda, ratusan guru PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Jayapura, Papua kembali menggelar unjuk rasa menuntut sejumlah tunjangan antara lain tunjangan profesi guru (TPG) triwulan III dan IV tahun 2024, tunjangan khusus, tunjangan ULP selama 7 bulan, kekurangan gaji PPPK, hingga tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi guru kontrak dan honorer menjadi sederet tuntutan yang hingga kini belum terealisasi.
Jurnalis : Muhammad Irfan I Editor : Syahriah Amir



















































