JAYAPURA, Redaksipotret.co – Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni mengajak semua pihak bersama mengembangkan kopi Papua.
Ajakan itu disampaikan Agus Fatoni saat pembukaan Festival Kopi (Feskop) Papua ke-8 di Kota Jayapura, Sabtu (20/8/2025).
“Kita sangat bangga karena kopi Papua terkenal tak hanya secara nasional, tapi juga hingga ke mancanegara, dengan konsumsi rata-rata per hari 18.000 gelas khusus di Papua,” ucap Fatoni.
Fatoni bilang, yang menjadi istimewa kopi Papua dan banyak peminat lantaran ditanam di dataran tinggi dan tanpa menggunakan bahan kimia.
“Tantangan kita adalah bagaimana memproduksi kopi Papua sebanyak-banyaknya, karena peminat sampai ke tingkat global,” kata Fatoni.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mengatakan, untuk mampu menembus pasar global, diperlukan strategi pengembangan secara end to end atau proses menyeluruh untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas yang ditunjang oleh antara lain melalui riset.
“Kemudian, penerapan Good Agriculture Practice atau GAP dan SDM yang kompeten serta market intelligence yang kuat dan dukungan pembiayaan,” ujarnya.
Festival Kopi Papua ke-8 digelar 20-22 September 2025. Tahun ini, Bank Indonesia menargetkan penjualan sebesar Rp1,2 miliar. Kemudian, target jumlah pengunjung sebanyak 33.000 orang, jumlah volume transaksi QRIS 12.000 dan total nominal transaksi QRIS Rp800.000.000.
“Nilai target tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan Feskop pada 2024 lalu,” kata Sasongko Agung Nugroho selaku Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia Papua belum lama ini.
Feskop ke-8 melibatkan UMKM binaan perbankan dan mitra kategori kopi, makanan dan minuman, fashion dan craft dan target kerjasama yang menguntungkan atau business matching dengan tiga negara yakni, Tiongkok dan Amerika Serikat serta Arab Saudi. (Syahriah)
























































