JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) di Kota Jayapura, Senin (20/11/2023).
Rapimprov dibuka Plth Ketua Umum Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi bersama Plt Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai dan Forkopimda.
Ketua Umum Kadin Provinsi Papua, Ronald Antonio Bonai mengatakan bahwa Rapimprov bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di kabupaten dan kota di Papua.
“Rapimprov ini merupakan rapat pimpinan jajaran organisasi untuk melakukan koordinasi, sinkronisasi dan upaya sinergitas dalam perencanaan program antar jajaran pada tingkat Kadin Provinsi,” jelas Ronald.
Pada kesempatan tersebut, Yukki menyampaikan bahwa Kadin Papua sebagai salah satu Kadin di provinsi mempunyai komitmen untuk melaksanakan anggaran dasar yakni melalui Rapimprov.
“Rapimprov penting dilakukan untuk melanjutkan program yang sejalan dengan arahan Kadin Indonesia, tentunya program tersebut dapat diimplementasikan, bukan hanya membuat perencanaan,” kata Yukki.
Rapimprov mengangkat tema “Satu Kadin, Pengusaha Papua Bangkit Provinsi Papua Maju”, dengan sub tema “Optimalisasi Potensi Ekonomi yang Inklusif, Kolaboratif dan Keberlanjutan”.
Menurut Yukki, tema tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi Kadin dalam Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin.
Yukki pun menjelaskan bahwa Indonesia mempunyai cita-cita besar yakni Indonesia Emas. Bukan hanya bicara midle income trap atau jebakan pendapatan menengah, tetapi bagaimana masyarakat sejahtera.
“Bagaimana masyarakat ditopang dengan kesehatan yang baik. Itulah tujuan Kadin melakukan koordinasi, karena Kadin memiliki empat pilar utama, yaitu kesehatan, kewirausahaan, sumber daya manusia dan konsolidasi internal. Kita juga punya 17 program kerja besar yang kita tekankan untuk implementasinya bersama pemerintah daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Asisten II Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai mengatakan, Rapimprov Kadin tidak hanya menjadi wadah untu berdiskusi merumuskan langkah strategis, tetapi juga momentum mengoptimalkan potensi ekonomi Papua agar dapat memberikan dampak positif.
Suzana mengatakan, potensi ekonomi Papua beragam, mulai dari kekayaan alam yang melimpah, keberagaman budaya yang unik hingga potensi sumber daya manusia yang belum sepenuhnya tergali.
“Oleh karena itu tema dan sub tema rapimprov tidak hanya sekedar kalimat, tetapi komitmen menjadikan Papua maju dan sejahtera,” tegas Suzana.
Penulis : Syahriah Amir | Editor : Syahriah Amir





















































