JAYAPURA, Redaksipotret.co – Aksi keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam waktu tiga hari terakhir kembali dilancarkan dengan menembak aparat keamanan TNI dan Polri di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Selain aparat keamanan, KKB juga membunuh warga sipil dan membakar rumah warga.
KKB mengungkapkan alasan melakukan aksi tersebut sebagai bentuk penolakan atas eksploitasi Blok Wabu yang berada di Intan Jaya.
Ws.Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan menegaskan bahwa alasan tersebut mengada-ada yang dibuat sebagai pembenaran dalam melakukan aksi kejam.
“Dengan alasan apapun tidak dibenarkan membunuh warga sipil, terlebih anak-anak dan perempuan, juga tidak dibenarkan membakar rumah warga,” tegas Candra dalam keterangan tertulis, Senin (22/1/2024).
Terkait eksploitasi Blok Wabu, Candra mengatakan, hingga saat ini belum ada pemberitahuan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.
“Jangan percaya dengan isu-isu yang dihembuskan oleh gerombolan KKB. Semua itu untuk menghambat pembangunan Papua, mereka hanya menyengsarakan masyarakat, semua aksi KKB mengabaikan HAM serta tidak berprikemanusiaan,” tegas Candra.
Diberitakan sebelumnya, aksi kejam KKB di awal tahun ini menyebabkan satu personel Polri bernama Bripda Affani gugur pada Jumat (9/1/2024) dan membakar rumah warga.
Aparat gabungan TNI Polri menggelar tindakan penegakan hukum. Dari tindakan tersebut, satu anggota KKB bernama Yusak Sandegau tewas lantaran menyerang dan menembak aparat pada Minggu (21/1/2024).
“Saat ini Aparat TNI Polri terus berupaya melindungi masyarakat sehingga melakukan siaga dari ancaman dan serangan KKB. Mohon doanya agar aparat gabungan yang sedang bertugas selamat dan berhasil melindungi masyarakat, demikian pula masyarakat tetap aman,” ucap Candra.
Editor : Syahriah Amir



















































