JAYAPURA, Redaksipotret.co – Dinas Perikanan Kota Jayapura memberikan perlindungan sosial kepada para nelayan dengan mendaftarkan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi mengatakan, perlindungan sosial tersebut masuk dalam program tahun 2024 ini selain fokus pada pembinaan, pembudidaya ikan dan pengelola pemasar binaan instansi.
“Khusus untuk nelayan kami dampingi mereka dengan asuransi ketenagakerjaan kemudian dukungan sarana dan prasarana,” kata Matheys di Jayapura, Kamis (18/1/2024).
Menurutnya, pelatihan dan pendampingan dilakukan setiap tahun sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya pengelolaan pemasaran dan pembudidaya ikan.
“Sementara untuk bantuan berupa benih ikan, jika itu pembudidaya ikan dan perbaikan sarana dan prasarana kepada pengelola pemasaran kemudian bagi nelayan maka kami membantu motor tempel,” ujarnya.
Pihaknya akan kembali memberikan bantuan kepada nelayan binaan pada November 2024, di mana setiap dua tahun penerima bantuan berbeda-beda. Dengan demikian semua nelayan di Kota Jayapura bisa menerima.
“Karena sebelum bantuan disalurkan, terlebih dahulu dilakukan verifikasi penerima bantuan sehingga semua nelayan bisa terdata dengan baik,” ucap Matheys.
Dia menambahkan bahwa jumlah nelayan di Kota Jayapura hingga kini mencapai kurang lebih 2.000 orang, sehingga dalam melakukan pendampingan, juga bantuan diserahkan dilakukan secara bertahap sesuai dengan besaran anggaran.
“Jika anggarannya dari dana otonomi khusus (Otsus), maka pembinaan lebih fokus ke nelayan orang asli Papua khusus Port Numbay,” kata Matheys.
Penulis : Tania Sembiring | Editor : Syahriah Amir






















































