JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hanna Salomina Hikoyabi mengungkapkan dirinya gagal mendaftar sebagai bakal calon kepalda daerah hingga hari terakhir pendaftaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura lantaran beberapa hal.
Menurutnya, dirinya sudah berusaha maksimal untuk bisa maju sebagai peserta Pilkada 2024, namun gagal memenuhi harapan para pendukungnya.
“Saya sudah menyampaikan kepada para pendukung yang menginginkan saya maju Pilkada. Saya sudah berusaha, tetapi Tuhan punya rencana lain dan dinamika politiknya ada grup koalisi besar yang menyebabkan partai tidak ingin berpisah dalam satu grup,” ungkapnya, Rabu (4/9/2024).
Dia pun menegaskan bawah dirinya tidak mendaftar sebagai Calon Bupati Jayapura, karena sebagai ASN, dirinya yang tidak pernah bermain proyek dan tidak pernah simpan uang dari hasil pekerjaan proyek yang diberikan oleh pengusaha.
“Apalagi, ada beberapa partai politik yang meminta uang sekitar Rp100 juta, Rp300 juta hingga Rp700 juta, itu saja terus terang saya kewalahan. Saya tidak bisa melakukan hal-hal yang membuat jatuh, apalagi KPK sedang mengikuti saya punya pergerakan selama menduduki jabatan ini,” ucapnya.
Diakuinya sebelum menjabat sebagai Sekda, dirinya menjabat sebagai Kepala Bappeda selama tujuh tahun, namun tidak pernah memegang kontrak.
Kendati gagal mendaftar, namun Sekda Hanna memberikan ucapan selamat kepada bakal calon yang telah melakukan pendaftaran.
Dia turut menyampaikan kepada massa pendukung dan relawannya agar kembali beraktivitas seperti biasa dan memilih sesuai hati nurani rakyat.
Ia pun mengklaim ada beberapa partai politik yang memberikan rekomendasi dukungan kepadanya, namun rekomendasi dukungan dalam bentuk B1KWK batal diberikan.
“Partai non seat, tetapi tidak kosong karena ada maharnya. Kita ini ASN mau dapat uang dari mana. Saya tidak mau paksakan diri dengan cara yang tidak benar.
Sekda Hanna menginginkan setelah pensiun, ada perempuan Kabupaten Jayapura yang bisa menggantikan dirinya menduduki jabatan tersebut.
“Ketika saya pensiun nanti ada lagi estafet perempuan yang lain bisa duduk di tempat atau posisi jabatan Sekda ini. Memang di masa seperti ini sebagai manusia itu susah, tetapi harus mampu membuktikan bahwa saya ini adalah Hana Salomina Hikoyabi,” pungkasnya.
Editor : Syahriah Amir




















































