JAYAPURA, Redaksipotret.co – Dukungan dari berbagai komponen pemuda terhadap Triwarno Purnomo untuk tetap menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Jayapura tahun kedua mulai muncul.
Menjelang berakhirnya masa jabatan Pj Bupati Jayapura pada 20 Desember 2023 mendatang, dukungan sejumlah elemen pemuda dan perempuan datang dari beberapa wilayah di Kabupaten Jayapura meminta kepada Pemerintah Pusat memperpanjang masa jabatan Triwarno Purnomo.
Untuk pertama kalinya, dukungan tersebut disampaikan langsung oleh elemen pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai Lintas Pemuda Kabupaten Jayapura diantaranya Jhon Suebu, Menasse Bernard Taime, Ronny Majuntu, Permenas Yarisetouw, Edison Okodemetouw, Luis Demena, Harun Siriyey, Marthen Nelson Ondi Wojumilena, Mathelda Youmilena, Adolfina Roxie Yaung dan Albert Wasanggai.
Bukan tanpa alasan, selama memimpin Kabupaten Jayapura dalam jangka waktu setahun terakhir, sosok Triwarno Purnomo dinilai mampu membawa perubahan, perkembangan bahkan kemajuan daerah. Terlebih, Triwarno Purnomo menunjukkan keberhasilan pembangunan di Bumi Khenambay Umbay selama menjabat sebagai Pj Bupati Jayapura.
“Kami dari elemen Lintas Pemuda Kabupaten Jayapura memberikan dukungan penuh kepada Triwarno sebagai Pj Bupati Jayapura untuk terus melanjutkan hingga selesainya pelaksanaan pesta demokrasi dan bahkan sampai selesainya pelantikan kepala daerah (Bupati) definitif pada 2024,” kata Jhon Mauridz Suebu yang juga Tokoh Pemuda Kabupaten Jayapura, Selasa (7/11/2023).
Dia menyampaikan alasan harus mendukung Triwarno Purnomo tetap lanjut sebagai Pj Bupati Jayapura lantaran Almarhum Habel Melkias Suawe (HMS) sudah membangun, dan dinikmati oleh Bupati sebelumnya, kemudian kehadiran Triwarno menertibkan program yang dianggap tidak memberikan dampak positif terhadap daerah.
“Faktanya, semua publik bisa melihat bahwa ada sejumlah tempat seperti jalan yang menuju ke Depapre, ke Genyem maupun tempat lainnya dari bupati sebelumnya tidak pernah selesai, namun hanya seorang Pj Bupati mampu untuk melakukan. Meskipun itu bukan tugasnya, tetapi dia mempunyai sebuah kepedulian yang besar terhadap masyarakat Kabupaten Jayapura. Sehingga kami mendorong untuk terus dilakukan selama dia menjabat sebagai Pj Bupati,” jelas Jhon.
Jhon yang juga Sekretaris Forum Peduli Kemanusiaan (FPK) Kabupaten Jayapura mempunyai catatan yang sangat panjang. Menurutnya, publik di daerah ini mengetahui pada 16 Maret 2019 lalu terjadi sebuah bencana alam yang begitu besar. Namun sampai saat ini masyarakat belum pernah tahu berapa besar sumbangan kemanusiaan sejak terjadinya hingga selesainya (pasca) banjir bandang dan longsor.
“Kemudian, pemerintah daerah juga mendapat dana hibah dari pusat sebesar Rp275 miliar. Kami dari elemen masyarakat yang tergabung dalam FPK melakukan sejumlah aksi demo damai hingga sempat memboikot kantor pemerintahan di daerah, meskipun desakan masyarakat sudah diakomodir, tetapi tidak sesuai dengan yang diharapkan hingga saat ini,” ujarnya.
Jhon menuturkan, banyak pertimbangan yang harus dijadikan acuan untuk memperpanjang masa jabatan Pj Bupati Jayapura, yakni wujud nyata pembangunan yang dapat dilihat dari capaian kerjanya selama ini.
“Seperti peningkatan pelayanan publik, pengendalian inflasi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan aspek pemerintahan dan sebagian besar kelompok masyarakat Kabupaten Jayapura juga masih menginginkan kepemimpinan Triwarno Purnomo, karena dinilai sangat jelas dalam melakukan pembangunan,” imbuhnya.
Senada dengan Jhon, Rony Majuntu selaku perwakilan Paguyuban Porodisa Talaud menyatakan sepakat dan juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja yang telah dilakukan Triwarno Purnomo dalam waktu 11 bulan.
“Dengan kehadiran pak Triwarno, kami merasa sudah sangat luar biasa. Kami minta kepada Mendagri untuk memperpanjang masa jabatan Pj Bupati Jayapura hingga terpilihnya kepala daerah definitif pada 2024,” kata Roy.
Sementara itu, Menasse Bernard Taime selaku Tokoh Pemuda Kabupaten Jayapura meminta kepada pihak-pihak yang selama menyerang Triwarno Purnomo agar diganti atau dicopot oleh Mendagri sebagai Pj Bupati Jayapura.
“Kepada pihak-pihak yang selalu “menyerang” Triwarno agar diganti sebagai Pj Bupati, kami minta mulai hari ini untuk hentikan aksi tersebut. Karena kehadiran Triwarno Purnomo di daerah ini untuk membawa keharmonisan antara masyarakat dengan pejabat yang ada di daerah ini,” tegas Menase.
Penulis : Muhammad Irfan | Editor : Syahriah Amir
























































