JAYAPURA, Redaksipotret.co – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Jayapura resmi menetapkan Akbar Arif sebagai Ketua DPC PPP Kota Jayapura periode 2026–2031.
Pemilihan dilakukan melalui tim formatur yang terdiri dari lima unsur, yakni perwakilan DPP, DPW, DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), serta peserta Muscab digelar di Cafe Djimbaran, Holtekamp, Jumat, 15 Mei 2026.
Ketua DPW PPP Provinsi Papua, Mursidin, mengatakan, pelaksanaan Muscab ke-VII PPP Kota Jayapura telah berlangsung dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan.
“Formatur telah memilih ketua yaitu Akbar Arif. Kita bersyukur bahwa organisasi ini berjalan dari semua tingkatan, mulai dari muktamar, muswil hingga muscab,” kata Mursidin selaku Ketua DPW PPP Provinsi Papua, usai muscab.
Dia juga meminta ketua terpilih untuk menjaga marwah partai, tetap solid, dan terus membesarkan PPP di Kota Jayapura. Selain itu, kader PPP juga diharapkan terus bekerja keras mendukung program pemerintah daerah demi kemajuan kota.
“Kita adalah bagian dari Pemerintah Kota, karena partai kita yang pertama memberikan rekomendasi kepada walikota saat ini. Saya harap tetap membantu dan bekerja sama dengan pemerintah,” kata Mursidin sembari berharap ketua terpilih dapat melaksanakan amanat partai.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Jayapura terpilih, Akbar Arif, menegaskan bahwa setelah muscab, pihaknya memiliki tanggung jawab besar untuk segera melengkapi struktur kepengurusan, baik di tingkat DPC maupun PAC.
“Yang pastinya kami akan berkoordinasi dengan pengurus lama dan merangkul mereka yang sebelumnya menjadi pengurus,” ujar Akbar Arif yang juga merupakan kader partai.
Dia juga mengungkapkan capaian partai berlambang Ka’bah tersebut pada Pemilu 2024 lalu yang memperoleh dua kursi di DPRD Kota Jayapura.
Di bawah kepemimpinannya, dirinya menargetkan PPP dapat meningkatkan kekuatan politik hingga membentuk satu fraksi penuh di DPRD Kota Jayapura.
“Mudah-mudahan ke depan partai ini semakin besar dan solid,” ucapnya. (Syahriah)





























































