JAYAPURA, Redaksipotret.co – Tokoh Pemuda Papua asal Kabupaten Jayapura, Nelson Yohosua Ondi menekankan kepada Ketua Umum DPN Gercin Hendrik Yance Udam (HYU) untuk berhenti melakukan provokasi terhadap masyarakat hanya untuk memaksakan kehendaknya terkait Penjabat (Pj) Gubernur Papua.
“Kami bagian dari tim tujuh yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda menilai ada statement dalam pemberitaan di salah satu media online, yang menurut kami bahasa-bahasa itu ada kaitannya dengan provokatif,” kata Nelson saat memberikan keterangan pers, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/8/2023).
Dia meminta HYU menghentikan dukungan yang bersifat provokatif apabila ada imbauan-imbauan atau pernyataan tentang hak kesulungan orang asli Papua atau OAP.
Nelson pun menegaskan bahwatudingan kepada dirinya yang mendukung salah satu kandidat Pj Gubernur Papua Laksda TNI Antongan Simatupang berkaitan dengan transaksional.
“Kami tidak pernah menerima apapun. Dukungan kepada Jenderal Antongan lahir dari semangat kami sendiri lantaran melihat rekam jejaknya.
Dia mengatakan bahwa Papua membutuhkan figur seperti Antongan. Menurutnya, jika ada pernyataan berupa dukungan terhadap Pj Gubernur Papua harus OAP, itu merupakan bersifat diskriminatif.
Nelson mengatakan, menjadi sosok yang dianggap sebagai tokoh nasional, semestinya Hendrik Yance Udam bisa memposisikan diri dengan bijak dan berpikir secara luas.
“Terlebih HYU merupakan alumni Lemhanas dan senior saya mempunyai organisasi di tingkat nasional bernama Gerakan Cinta Indonesia, seharusnya beliau berpikir. Artinya, kalau sudah punya ormas berskala nasional, maka pikiran kami juga harus bersifat kebangsaan. Jadi, dari Sabang sampai Merauke itu bisa menjadi Pj Gubernur di Papua. Jangan ormasnya bersifat nasional, tetapi pemikirannya lokal,” ujarnya.
Nelson mengatakan bahwa pihaknya siap menyambut Penjabat Gubernur Papua dan minta kepada Presiden untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal yang disampaikan oleh organisasi yang menekan dan memaksakan harus OAP sebagai Pj Gubernur Papua.
“Untuk penjemputan Pj Gubernur Papua, kami dari tokoh adat dan pemuda sudah siap,” kata Nelson.
Dia mengatakan bahwa kandidat Pj Gubernur Papua Laksda TNI Antongan Simatupang sudah mendapat rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
“Ada legitimasi dari lembaga kultur. Sehingga kami sangat yakin dan percaya beliau akan dilantik menjadi Pj Gubernur Papua. Kami dari tokoh pemuda juga sudah melakukan konsolidasi Nusantara yang ada di daerah ini. Kami dari pemuda Papua yang tergabung dalam tim tujuh ini bersama pemuda Nusantara juga sudah siap menyambut beliau. Karena kami yakin dan tau persis dengan kedatangannya beliau ini akan menyelesaikan persoalan Papua,” kata Nelson.
Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Jayapura, Jefri Hendry Pouw menyampaikan, belakangan dirinya mengikuti pemberitaan yang beredar ada salah satu ormas yang menolak dan berencana melakukan aksi jika Pj Gubernur Papua dari non OAP.
“Hal itu tidak etis. Karena Pj Gubernur dipilih berdasarkan aturan dan melalui beberapa tahapan. Kami dari Pemuda Pancasila bersama seluruh anggota sudah siap menyambut Pj Gubernur Papua yang dikirim dari pemerintah pusat,” ucapnya.
Turut mendampingi Ondofolo Babrongko Ramses Wally dan Kepala Suku Kampung Waena Gustaf Ohee.
Penulis : Muhammad Irfan Editor : Syahriah Amir


















































