JAYAPURA, Redaksipotret.co – Real Estate Indonesia (REI) Papua telah membangun rumah layak huni bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam kurun waktu 10 tahun sebanyak 10 ribu unit.
Sekretaris DPD REI Papua, Akbar Arif mengatakan, pembangunan rumah tersebut tersebar di sejumlah daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Hingga saat ini pembangunan masih terus berjalan, kami pastikan jumlah unit yang akan dibangun melebihi target hingga akhir tahun ini,” ujar Akbar di Jayapura, Sabtu (1/6/2024).
Dia juga memastikan bahwa rumah bersubsidi yang dibangun REI tepat sasaran. Hal itu berdasarkan data dari perbankan yang mengikuti ketentuan dari pemerintah terkait penerima manfaat.
“Perbankan punya persyaratan yang memang diperuntukan bagi MBR, dan biasanya perbankan melakukan pengecekan lewat sistem bagi setiap calon debitur KPR bersubsidi,” jelasnya.
Akbar mengungkapkan, program tersebut berjalan sesuai harapan pemerintah. Namun ia berharap program tersebut masih berlanjut di masa pemerintahan yang baru.
“Masih banyak MBR yang membutuhkan rumah layak huni, karena itu kami sebagai pengembang berharap pemerintahan yang baru melanjutkan program tersebut,” ucap Akbar.
REI berharap pemerintah daerah mendukung program pembangunan rumah untuk MBR dengan memudahkan perizinan bagi pengembang.
Rumah bersubsidi yang dibangun REI merupakan kebijakan pemerintah pusat masuk dalam program Sejuta Rumah untuk MBR melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP.
Editor : Syahriah Amir



















































