JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sejumlah makam (kuburan) di Kampung Holtekamp, Kota Jayapura, Papua terseret ke pantai akibat abrasi.
Kepala Badan Musyawarah (Bamuskam) Kampung Holtekamp, Jermias Semra mengatakan, puluhan makam tersebut merupakan makam yang sudah berusia puluhan tahun lalu, bahkan tidak dikenali lagi identitas lengkapnya.
“Kami tidak bisa perkiraan ada berapa makam yang terseret ombak yang jelas ini puluhan makam,” jelasnya kepada Wartawan di Jayapura, Rabu (24/1/2024).
Jermias mengatakan, abrasi terjadi lantaran belum adanya tanggul yang membentengi air laut ketika naik. Puluhan mayat yang telah di angkat ini akan dibersihkan dan dibungkus dengan kain kafan yang baru.
” Jadi kami cuci dulu, setelah bersih kita pindahkan ke kain kafan yang baru dan siap di pindahkan ke kuburan yang baru di balai desa jadi kami tidak makamkan disini lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey datang dan menyaksikan langsung makam yang sudah terpecah belah dan tidak dikenali lagi.
Menurutnya. kejadian yang sangat memprihatikan tersebut harus mendapatkan bantuan untuk jangka pendek dan jangka panjang.
“Kami akan bantu uang dan material sehingga ini tidak menjadi ancaman yang serius bagi masyarakat dan untuk kepentingan dan fasilitas publik yang sudah dibangun sepanjang pantai Holtekamp ini ,” kata Frans.
Penulis : Tania Sembiring | Editor : Syahriah Amir



















































