JAYAWIJAYA, Redaksipotret.co – Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Walesi mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kampung Wouma.
Tokoh Intelektual Wouma, Manu Ikinia mengatakan, pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Distrik Walesi dipandang sangat perlu lantaran lokasinya sangat strategis.
Sebab itu, dirinya memohon Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan dapat menyediakan waktu untuk duduk bersama masyarakat yang ada di Wouma dan Walesi.
“Kami masyarakat Wouma ingin duduk bersama dengan pak Pj Gubernur untuk berbicara langsung, agar keluhan masyarakat yang selama ini rindu pembangunan di Papua Pegunungan bisa didengar langsung,” ujar Manu di Jayawijaya, Rabu (15/11/2023).
Manu mengungkapkan, aksi demonstrasi yang dilakukan beberapa waktu lalu bukan untuk menolak pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Walesi, melainkan meminta perhatian pemerintah.

Namun aksi demo yang digelar itu telah diplintir oleh oknum tidak bertanggungjawab yang menyebutkan bahwa masyarakat menolak pembangunan kantor pemerintahan.
“Tanah Wouma dan Walesi adalah tanah produktif untuk perkebunan masyarakat dan semua masyarakat dari luar Walesi dan Wouma juga bercocok tanam di sana, jadi kami tidak menolak pembangunan,” jelasnya.
Manu mengungkapkan, terdapat delapan suku yang ada di Wouma, setiap suku memiliki tatanan adat yang berbeda.
“Kami hanya ingin berbicara secara terbuka dengan pak Pj Gubernur. Kami tidak ingin menjual tanah kami, karena berpegang teguh pada adat, kami takut ada musibah yang menimpa di keluarga kami dengan menjual tanah yang bisa mengakibatkan kematian pada keluarga,” ucap Manu.
Manu pun menegaskan, jika permasalahan tersebut sudah selesai, maka pihaknya akan menghibahkan tanah untuk pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan.
Penulis : Muhammad Irfan | Editor : Syahriah Amir



















































