JAKARTA, Redaksipotret.co – Pendiri sekaligus pemilik maskapai penerbangan Susi Air, Susi Pudjiastuti bersyukur atas bebasnya Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens. Sang pilot sebelumnya disandera Kelompol Kriminal Bersenjata (KKB) sejak 7 Februari 2023.
Susi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang telah berperan dalam upaya pembebasan ini.
“Terima kasih kami kepada Pemerintah Bapak @jokowi @prabowo@Puspen_TNI@ListyoSigitP @HumasPolri dan seluruh pihak yang telah membantu kepulangan Pilot kami,” kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI dari Kabinet Kerja 2014-2019 ini melalui akun X miliknya @susipudjiastuti, Sabtu (21/9/2024).
Sebelumnya, pilot asal Selandia Baru tersebut dijemput tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2024, Sabtu (21/9/2024). Selama ini, pilot tersebut disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya di belantara hutan Papua.

Keberhasilan Satgas Elang
Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan dari KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Nduga, Papua Pegunungan. Satuan Tugas Elang menceritakan saat melacak keberadaan Philip Mark.
Kepala Satuan Tugas Elang IV Brigadir Jenderal Murbianto Adhi Wibowo mengatakan, perkembangan kondisi Mehrtens penting untuk proses perundingan. “Kami melacaknya sejak 7 Februari 2023,” kata Murbianto.
Menurut Murbianto, pembebasan pilot asal Selandia Baru harus dalam keadaan selamat.
Bukan hanya Merthens, pemerintah juga ingin menghindari jumlah korban jiwa dalam upaya pembebasan.
“Jadi, posisi dan kondisinya harus terus bisa dipastikan. Baik dari aparat, masyarakat sipil, dan tentu saja keselamatan pilot sendiri,” ucapnya.
Murbianto mengatakan, pelacakan posisi dan kondisi Merthens amat menantang. Kondisi geografis dan harus terus menyampaikan perkembangan terbaru secepatnya.
Tim Elang terus mengabarkan perkembangan kondisi Merthens kepada tim gabungan untuk pembebasan pilot asal Selandia Baru itu. Perkembangan itu penting diketahui proses perundingan untuk pembebasan.
Di tempat terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Selandia Baru Winston Peters mengungkapkan rasa bahagia atas pembebasan warganya yang juga pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens. Philip dibebaskan oleh KKB, Sabtu (21/9/2024), setelah diculik selama 592 hari atau 19,5 bulan di hutan pedalaman Papua.
“Kita telah membebaskannya,” kata Peters, kepada wartawan di Auckland, seperti dilaporkan Associated Press.
Pembebasan Philip, lanjut dia, merupakan kabar yang melegakan. Betapa tidak, pemerintah Selandia Baru, bekerja sama dengan otoritas Indonesia, sudah menempuh berbagai cara untuk membebaskannya.
“Kelegaan yang luar biasa,” ujarnya, seraya menambahkan kabar pembebasan sandera ini merupakan salah satu berita terbaik yang pernah dia dengar selama 45 tahun menjabat anggota parlemen Selandia Baru.
Philip saat ini masih berada di Timika dan akan dibawa ke Jakarta untuk dipertemukan dengan keluarganya. Pria 38 tahun itu berasal dari Chrischurch, namun sejak menikah dia menetap di Bali.
Sumber : iNews.id l Editor : Syahriah Amir



















































