JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog Kanwil Papua telah menyerap 3.630 ton beras petani Merauke hingga 16 Maret 2025.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengatakan, realisasi penyerapan tersebut telah mencapai 18,56 persen dari target sebesar 19.560 ton pada 2025 ini.
“Dibandingkan tahun sebelumnya periode yang sama, tahun ini terjadi peningkatan penyerapan. Tahun lalu pada posisi Maret tidak ada penyerapan. Namun, hingga akhir tahun 2024, penyerapan melebihi target dari 11 ribu ton menjadi 16 ribu ton,” kata Mustari di Jayapura, Senin (17/3/2025).
Dia pun menjelaskan, adanya penyerapan hingga ribuan ton sampai posisi Maret tahun ini lantaran setiap hari ada panen. Selain itu, capaian penyerapan beras tersebut juga hasil kerja sama Perum Bulog dan para mitra serta petani.
“Di Merauke panen dilakukan setiap hari, oleh karena itu kita sudah bisa menyerap hingga ribuan ton,” ucapnya.
Mustari bilang, pola tanam beras Merauke berbeda dengan daerah lainnya di luar Papua. Penggilingan dilakukan oleh petani, kemudian satu orang penggilingan mengelola lebih dari 5 hektar.
Penyerapan beras Merauke yang dilakukan oleh Perum Bulog merupakan jenis medium dengan harga beli Rp12.000 per Kiliogram. Beras tersebut disalurkan untuk public service obligation atau PSO yaitu ke aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri serta kebutuhan operasi pasar dan bantuan pangan.
“Jika kedepan surplus, kita akan salurkan ke luar daerah tersebut. Saat ini stok yang ada hanya mencukupi untuk wilayah Merauke,” kata Mustari.
Editor : Syahriah Amir






















































