JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico memberikan penguatan kapasitas kepada 105 pilar sosial diantaranya, Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pendamping Rehsos, dan Tagana Provinsi Papua, berlangsung di aula BBPPKS Jayapura, Sabtu (14/12/2024).
Sekjen mengingatkan para pilar sosial tentang cita-cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menginginkan bangsa Indonesia makmur, tentram, gotong royong dalam rangka kesejahteraan rakyat, agar rakyat menengah bisa ikut tersenyum, kendati berbeda seragamnya, tetapi masih dalam satu keluarga besar yaitu pilar-pilar sosial.
Mereka juga diingatkan untuk senantiasa melaporkan permasalahan masyarakat yang ditemukan di lapangan dan memastikan masyarakat rentan untuk mendapatkan akses bantuan. Ketika menemukan warga yang membutuhkan bantuan, para pilar harus mendokumentasikan kondisinya, dokumen pribadinya seperti kartu keluarga dan KTP, kondisi terkini masyarakat, serta melakukan koordinasi dengan UPT Kemensos terdekat untuk ditindak lanjuti.
“Hari ini kita berjuang melaksanakan kata-kata yang sedang kita janjikan untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan. Janji ditepati dalam bentu aksi,” ucap Sekjen.
Sekjen pun menceritakan kisahnya sewaktu kecil yang serba kekurangan, namun dapat sukses hingga hari ini. Para pilar diminta untuk selalu bersyukur, mengubah cara pandang tentang kehidupan sembari menyampaikan proses verifikasi dan validasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK di lingkungan Kementerian Sosial dan berharap para pendamping mendapatkan NIP tahun 2025.
“Tolong sampaikan ke teman-teman nanti yang masuk ke tahap kedua. Tolong belajar, check, khususnya yang tidak masuk, misalkan hamil. Tolong sampaikan, jarak tempuh sangat jauh, nanti didata,” lanjutnya.
Dalam kegiatan ini, BBPPKS Jayapura diminta untuk membuat klinik untuk melayani para pilar sosial yang posisinya tidak bisa berobat, keluarganya, dan anaknya. Sekjen juga menitipkan beberapa hal seperti regenerasi Tagana, tahap 2 harus tryout, dan memfasilitasi akomodasi calon peserta seleksi PPPK tahap kedua.
Sekjen juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, penyaluran bansos melalui PT Pos Indonesia segera dimulai.
Para pilar sosial menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, dan permintaan kepada Sekjen Kemensos. “Jarang sekali bertemu bapak, jadi kita perlu menggunakan kesempatan ini,” ujar Fernando, Pendamping Rehsos Kota Jayapura.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, John Herman Mampioper, mengatakan, penguatan dan pengarahan dari Sekjen terkait tugas kerja bisa menjadi kekuatan bagi semua terutama mengakhiri tugas kerja tahun ini, serta menjadi semangat baru dalam rangka memasuki tahun 2025 dengan susunan kerja yang baru sesuai arahan Presiden yang baru dan juga menteri sosial.
Asisten Vice President Bank Mandiri Region XII Papua, Asmorohadi D.S bersama Sekjen Kementerian Sosial juga menyerahkan bantuan kearifan lokal ebesar Rp50 juta kepada Forum Masyarakat Wani, Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Turut hadir, Kusnadi selaku Executive General Manager Kantor Pos Cabang Jayapura, Joyakin Tampubolang Widyaiswara selaku Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklatbangprof, Tua Malentino Samosir selaku Plk. GA Bank Mandiri dan perwakilan Bank BNI.
Editor : Syahriah Amir





















































