JAYAPURA, Redaksipotret.co – Selain menyebar informasi bohong atau hoax, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga berbaur dengan masyarakat untuk dijadikan tameng kemudian melancarkan aksi penyerangan dan penembakan kepada warga sipil yang telah menjadi targetnya, termasuk pula kepada Aparat Keamanan TNI Polri.
Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, informasi hoax yang disebar KKB melalui media sosial salah satunya menyebutkan berhasil menembak prajurit TNI dan mayat prajurit tersebut membusuk di Titigi.
“Yang terjadi bahwa prajurit tersebut terkena pantulan peluru saat KKB menembak pagar kantor Bupati Intan Jaya, dan saat ini Prajurit TNI ini sudah membaik dan akan bertugas kembali,” jelas Candra, Rabu (31/1/2024).
Termasuk mengangkat isu Patung Yesus yang sebenarnya telah dibahas dan telah diselesaikan oleh unsur Forkopimda dan para tokoh di Intan Jaya.
“Kemudian kejadian penembakan pada 29 Januari lalu oleh KKB saat tengah berlangsung rapat koordinasi di kantor Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, dan mengenai pagar kantor tersebut gerombolan KKB berbaur dengan masyarakat, kemudian melakukan penembakan mengenai pagar kantor,” jelasnya.
“Modus KKB berbaur dengan masyarakat lalu melancarkan Aksinya. Cara-cara itulah yang digunakan gerombolan ini,” tegas Candra. Aparat TNI Polri sangat berhati-hati dalam bertindak demi menghindari terjadinya korban dipihak masyarakat sipil,” kata Candra.
Candra menegaskan bahwa KKB menggunakan segala cara, termasuk mengorbankan warga sipil, membakar rumah warga dan fasilitas umum, serta merampas hasil bumi dan melarang warga beraktivitas di pasar.
Editor : Syahriah Amir





















































