JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kepala Otoritas Jasa keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat, Muhammad Ikhsan Hutahaean mengatakan, stabilitas sektor jasa keuangan di Provinsi Papua tetap terjaga yang tercermin dari kinerja keuangan lembaga jasa keuangan.
Total aset perbankan di Papua posisi April 2023 mencapai Rp87,33 triliun yang terdiri dari aset Bank Umum Rp87,03 triliun dan aset BPR Rp308 miliar.
Tercatat jumlah penyaluran kredit bank umum naik sebesar 10,77 persen secar a year on year (yoy) yang sebagian besar masih ditopang dari kredit konsumsi.
“Berdasarkan sektornya, pertumbuhan kredit disumbangkan oleh Perdagangan Besar dan Pemilikan Peralatan Rumah Tangga Lainnya,” jelas Ikhsan dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Papua, di Hotel Aston Jayapura, Kamis (15/6/2023).
Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19 mengalami perkembangan positif dengan mencatatkan penurunan sebesar Rp302,38 miliar menjadi Rp1.120 triliun dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi 1.306 nasabah.
Sementara, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) posisi April sebesar 48,41 triliun mengalami penurunan sebesar 6,81 persen yoy dan 6,12 persen ytd. Risiko kredit juga menunjukkan adanya penurunan dengan rasio NPL perbankan dari 2,93 persen menjadi 2,86 persen yoy.
Fungsi intermediasi posisi April 2023 juga meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) naik dari 65,36 persen menjadi 75,40 persen. Hal tersebut disebabkan pertumbuhan kredit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan DPK.
Penulis : Syahriah Amir Editor : Syahriah Amir























































