JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sampai dengan triwulan I 2024, total jumlah investor di wilayah Papua mencapai 86.827 investor, dengan total nilai transaksi secara year to date mencapai Rp515 milyar.
Kresna Aditya Payokwa selaku Kepala Kantor Perwakilan BEI Papua mengatakan, pengembangan Pasar Modal wilayah Papua tahun 2024 menargetkan pertumbuhan jumlah investor baru sebanyak 20.000.
“Kami juga berupaya memperluas distribution channel bagi masyarakat Papua untuk mendapatkan informasi mengenai pasar modal melalui penambahan 4 Galeri Investasi BEI baru di tahun 2024,” kata Kresna dalam kegiatan media gathering dan buka puasa bersama di Hotel Grand Abe Jayapura, Jumat (15/3/2024).
Selain itu, target aktivitas edukasi pasar modal sebanyak 300 kegiatan di sepanjang tahun 2024, yang terdiri dari kegiatan inklusif melalui program Sekolah Pasar Modal (SPM) dan Forum Calon Investor (FCI), kegiatan literasi melalui program Edukasi Publik (EP), serta kegiatan aktivasi melalui kegiatan Kelas Investor (KIS).
Kresna mengatakan, telah melaunching aplikasi IDX Mobile sebagai sarana informasi yang memuat data-data pasar modal terupdate, simulasi trading, dan informasi-informasi yang dapat membantu para investor maupun calon informasi dalam berinvestasi di Bursa Efek Indonesia.
Dia juga membeberkan aktivitas pengembangan pasar modal melalui kegiatan literasi yang telah dilakukan sebanyak 327 kegiatan dengan melibatkan 54.154 peserta, baik secara tatap muka maupun daring.
Kresna menyebut, untuk wilayah Papua saat ini sudah ada kerjasama Galeri Investasi BEI dengan 25 instansi yang terdiri dari 17 Perguruan Tinggi, 5 Sekolah Menengah Atas, 1 instansi swasta, dan 2 instansi pemerintah.
“Menurut data laporan kegiatan Galeri Investasi wilayah Papua dsepanjang tahun 2023 telah melakukan sebanyak 136 kegiatan edukasi pasar modal. Dengan menghasilkan 446 investor baru, dan total nilai transaksi sebesar Rp10.9 milyar.
“Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Papua untuk berinvestasi di pasar modal masih cukup tinggi dan mengalami pertumbuhan yang konsisten,” ujarnya.
Editor : Syahriah Amir



















































