JAYAPURA, Redaksipotret.co – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polresta Jayapura Kota dalam mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Distrik Jayapura Selatan.
Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan bersama Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial WW (24) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian satu unit sepeda motor milik warga yang terjadi di kawasan Kelapa Dua Entrop, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.
Peristiwa tersebut bermula saat kendaraan milik korban diparkir di depan salah satu rumah makan di kawasan Entrop pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kendaraan yang saat itu tidak dalam keadaan terkunci stang kemudian diketahui hilang ketika hendak digunakan kembali beberapa jam kemudian. Setelah melakukan pencarian di sekitar lokasi dan mengecek rekaman CCTV, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jayapura Selatan.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, personel Polsek Jayapura Selatan bersama Tim Resmob Numbay segera melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.
Berbekal informasi yang diperoleh serta hasil pengembangan penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku.
Dalam waktu yang relatif singkat, tim gabungan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade 125 warna merah hitam yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Jayapura Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Muh. Lalang, Senin, 8 Juni 2026.
Kapolsek mengapresiasi kerja sama masyarakat yang turut membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian sehingga kasus tersebut dapat segera terungkap.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan dengan memastikan kunci stang dalam keadaan terkunci dan menggunakan pengaman tambahan guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam kasus serupa lainnya. (Rilis)
























































