JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) wilayah Gugus 17 hingga 20 di wilayah Pembangunan 3 Kabupaten Jayapura melaksanakan upacara bendera merah putih.
Serta penyerahan berbagai tropi dan piagam penghargaan dalam rangka memperingati ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke -78 tingkat Kabupaten Jayapura di SDN Inpres I Nimbokrang 2, Sabtu (25/11/2023). Tampil sebagai pembina upacara Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Mokay
Ted Mokay, mengatakan, berusia lebih dari setengah abad, para guru diharapkan bisa terus menjadi inspirasi untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jayapura
“Guru harus mampu bertranformasi mewujudkan Indonesia maju, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, guru dituntut untuk terus berkembang, maju, berinovasi dengan terus meningkatkan pelayanan mutu pendidikan di sekolah,” ucapnya.
Pemkab Jayapura, kata Ted, secara perlahan mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi para guru di Kabupaten Jayapura agar agar kemajuan pendidikan benar-benar ditingkatkan, dimana peserta didik bisa memperoleh pendidikan secara maksimal dan pembelajaran juga diberikan secara adil tanpa melihat kondisi maupun letak sekolah.
Diakui Ted, yang menjadi “PR” adalah para guru honor yang telah mengabdi lama hingga berusia lanjut, namun dengan adanya pengangkatan guru honorer menjadi guru P3K menjadi solusi untuk memberikan rasa keadilan.
“Guru juga dituntut untuk selalu berada di tempat tugas karena dalam menjaga proses belajar peserta didik di sekolah, jika memang guru dan kepala sekolah yang dapat penempatan jauh, Dinas Pendidikan telah menyediakan rumah dinas untuk tinggal seperti di wilayah pembangunan tiga dan empat, dengan demikian hak dan kewajiban guru tentu sudah dipikirkan,” ucapnya.
Selain itu, kata Ted, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura juga sudah memikirkan pemerataan guru hampir di semua sekolah dan rata-rata kualitas guru sudah cukup baik.

“Tinggal yang masih kesulitan guru bekerja di sekolah yang jauh dengan tempat tinggal yang masih dipikirkan, karena sampai hari ini beberapa fasilitas seperti rumah tinggal belum semuanya tersedia karena cukup terbatas, termasuk fasilitas infrastruktur di sekolah belum lengkap sehingga pelan-pelan Dinas Pendidikan bisa melengkapi supaya guru bisa tetap mengajar dengan baik,” jelasnya.
Dia menambahkan, soal kesejahteraan guru, sejauh ini telah diberikan karena guru menerima gaji sesuai dengan pangkat dan jabatannya, khususnya bagi guru PNS hak dan kewajiban tetap diperhatikan.
Ted mencontohkan, guru baru mulai mengajar bulan Januari gaji sudah diberikan lebih awal, tinggal yang lain-lain faktor seperti dimana guru bekerja karena jaraknya jauh, jam belajar mengajar siswa banyak dan lainnya yang juga dipikirkan Pemerintah, agar guru tetap semangat mengajar.
Ditempat sama, Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Slamet Riyadi mengatakan, peringatan HUT PGRI tahun ini diinisiasi oleh K3S dan MGMP Wilayah 3 Kabupaten Jayapura.
Dalam peringatan HUT tersebut, selain upacara bendera, juga diisi dengan lomba tari yosim pancar oleh guru dari jenjanf SD hingga SMA sederajat.
Slamet mengatakan, sangat senang dan bangga serta memberikan apresiasi kepada K3S dan MGMP yang sudah kompak dan saling membantu mempersiapkan acara tersebut dengan baik.
Untuk itu, kata Slamet, momen peringatan Hari PGRI ini bisa terus memacu semangat guru untuk mengajar maupun meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jayapura, tidak kalah bersaing dengan lainnya.
“Guru harus bisa menjadi inspirasi, motivasi, berinovasi untuk membangun SDM Indonesia yang maju dan unggul dan diharapkan kesejahteraan guru bisa terus ditingkatkan, karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” kata Slamet.
Penulis : Redaksi Potret | Editor : Syahriah Amir



















































