JAYAPURA, Redaksipotret.co – Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Ramses Limbong mengawali Kick Off (peresmian) program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) serentak di Indonesia yang berlangsung di Puskesmas Sentani, Jalan Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (10/2/2025).
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menegaskan bahwa PKG merupakan program pemerintah pusat untuk memudahkan pelayanan. Salah satu metode dari pemerintah untuk menjangkau masyarakat lebih dekat.
“Kalau disitu (tempat pemeriksaan kesehatan umum) antri itu dan kalau disini (pemeriksaan kesehatan gratis) juga kan antri. Tetapi, disini khusus berulang tahun. Karena baru pertama kali, sehingga kelihatannya menumpuk. Misalnya ini sudah harian tidak semakin banyak, namun dilakukan kontinyu,” ujar Ramses.
Puskesmas Sentani terlihat dipadati masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari balita, ibu hamil hingga lansia. Mereka antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bisa diakses melalui aplikasi Satu Sehat.
Program ini disebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan banyak masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura dapat mengakses layanan ini secara merata.
Ramses Limbong pun memastikan kesiapan Puskesmas Sentani dalam pelaksanaan program PKG ini, mulai dari SDM, kemudian peralatan medis hingga mekanisme layanan yang cepat dan efisien.
“Hari ini sesuai dengan anjuran dari pemerintah pusat, bahwa kita canangkan secara serentak di Indonesia, khususnya di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua terkait dengan pemeriksaan kesehatan gratis atau PKG,” paparnya.
Dia menuturkan bahwa layanan kesehatan menjadi tanggung jawab pemerintah, baik itu kabupaten, kota maupun provinsi. Akan tetapi, dengan adanya metode baru ini untuk menjangkau masyarakat bagaimana pemeriksaan kesehatan gratis itu, yang mana kita lakukan sesuai dengan anjurannya pada saat hari ulang tahun (tanggal lahir) atau berulang tahun pada bulan itu.
“Ada 21 item layanan. Tetapi, juga dari beberapa Puskesmas ada yang belum bisa memeriksa secara keseluruhan terhadap 21 item tersebut. Makanya tadi saya bilang sama kepala dinas kesehatan itu minimal bisa didiagnosa secara fisik. Kalau ada gejala baru dirujuk ke tempat yang lebih tinggi atau rumah sakit,” ucapnya.
Program PKG dapat menjadi kebijakan yang dikawal secara bersama dan dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura. “Dengan adanya kepedulian dari masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya adalah satu sinyal positif, bahwa pemeriksaan kesehatan sangat penting. Jadi, mudah-mudahan dengan adanya metode pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat Papua semakin sehat,” ujarnya.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan kado ulang tahun dari negara kepada masyarakat yang dimulai dari 10 Februari 2025.
Turut mendampingi Pj Gubernur diantaranya Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa, Kepala Dinas Kesehatan Papua, Arry Pongtiku, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Manik Sihotang, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Adi Kurniawan dan Kepala Puskesmas Sentani Dr. Raymond Simamora, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jayapura.
Jurnalis : Muhammad Irfan I Editor : Syahriah Amir



















































