JAYAPURA, Redaksipotret.co – Asrama Haji Jayapura yang berada di Jalan Tuar Tuberi, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, bisa digunakan untuk berbagai acara dan menginap.
Asrama Haji Jayapura memiliki fasilitas tiga gedung yaitu Mina, Arafah dan Muzdalifah. Gedung MIna memiliki 32 kamar dilengkapi ruang pertemuan kapasitas 50 orang, gedung Arafah 21 kamar dengan fasilitas ruang pertemuan kapasitas 20 orang dan gedung Muzdalifah sebanyak 22 kamar dengan ruang pertemuan berkapasitas 50 orang. Harga kamar setiap gedung bervariasi mulai Rp250 ribu.
Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua, Musa Narwawan mengatakan, Asrama Haji tersebut telah beroperasi selama kurang lebih tiga tahun dengan skema regulasi Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP.
“Dengan skema tersebut, maka pendapatan masuk ke kas negara, kemudian 80 persen akan dikelola kembali oleh asrama haji itu sendiri,” jelas Musa usai kegiatan Pertemuan Stakeholder Kehumasan Haji yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Papua, Rabu (20/12/2023).
Musa menambahkan bahwa salah satu upaya untuk memperkenalkan asrama haji setara hotel bintang tiga tersebut melalui sosialisasi lewat berbagai platform media sosial dan media massa.
“Kita ingin masyarakat mengetahui bahwa asrama haji bukan hanya untuk pelayanan jemaah haji, namun di luar jadwal operasional, asrama haji dapat digunakan sebagai tempat kegiatan maupun penginapan terhadap masyarakat luas, Pemerintah Daerah maupun sektor swasta,” ujarnya.
Musa memastikan pengelolaan Asrama Haji Jayapura dilakukan secara profesional dibawah pengawasan Kanwil Kemenag Papua dan memiliki tenaga kerja yang memadai yang telah direkrut oleh manajemen.
Penulis : Muhammad Zulkifli Islam | Editor : Syahriah Amir



















































