JAYAPURA, Redaksipotret.co -Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIPER Santo Thomas Aquinas (STA) Jayapura Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) strategi penulisan dan publikasi Artikel Terakreditasi Sinta, Scopus dan Kepengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), berlangsung di Grand Hotel Tahara, Sentani, Jumat (19/4/2024).
Ketua LPPM STIPER STA Jayapura, Selvia Tharukliling mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan secara hybrid (tatap muka dan online) peserta dosen STIPER STA Jayapura, dosen dari luar bukan dari STIPER maupun mahasiswa yang hendak menyelesaikan tugas akhir.
“Agar mereka tahu bagaimana menulis penelitian yang bagus. Sementara, pentingnya untuk dosen mereka akan terbantu pada saat mau Kenaikan pangkat contohnya dari lektor ke lektor kepala harus ada dibuat publikasi di terakreditasi SINTA,” jelasnya.
Menurutnya, dosen boleh melakukan publikasi sesuai dengan bidang ilmu, sehingga melalui Bimtek ini butuh edukasi dan bimbingan lantaran tidak semua dosen di Papua dapat melakukan publikasi.
“Terlebih ini yang untuk Scopus intenasional, maka kami datangkan pembicara dari Reviewer Jurnal Internasional dan Scopus, Hendry Nanlohy untuk memberikan bimbingan bagaimana mempublikasi di Scopus internasional,” ucapnya.
Ditambahkan, bagi para dosen di Papua maupun di daerah otonom baru (DOB) yang mau melakukan publikasi artikel untuk pemenuhan Laporan Kinerja Dosen (LKD) sebagai kewajiban khusus yang harus dilakukan dan untuk membantu menaikkan pangkat serta meningkatkan literasi, maka boleh melakukan publikasi di Jupiter milik STIPER STA Jayapura khususnya untuk ilmu pertanian, perikanan dan peternakan.
Ketua STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura, Assoc. Prof. Dr. Yunus P. Paulangan, S.Kel., M.Si, mengatakan, bimtek bertujuan agar para dosen dapat membuat jurnal.
“Jurnal ini salah satu persyaratan di dalam untuk menduduki jabatan tertentu dalam jabatan fungsional serta menjadi persyaratan di dalam menyusun Laporan Kinerja Dosen (LKD),” kata Yunus.
Dia pun berharap, setelah kegiatan tersebut, para dosen bisa melakukan penyusunan jurnal dengan baik, sehingga mereka bisa mempublikasi hasil artikelnya di Terakreditasi Sinta, Scopus, dan Kepengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Yunus juga berharap, para peserta bisa mengikuti dengan baik, bertanya apa saja dengan para pemberi materi lantaran kegiatan tersebut sangat penting untuk menunjang karir dan kinerja dosen serta potensi mengembangkan diri pada dunia luar agar bisa mempublikasikan artikelnya yang bermanfaat untuk masyarakat.
Bimtek pertama kali digelar dan diikuti sekira 30 dosen dan mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akhir. Diharapkan bisa terus dilakukan dan menjadi agenda rutin,
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Ketua LPPM Universitas Madura Muhammad Zali dan Ketua LPPM STIPER STA Jayapura, Selvia Tharukliling.
Editor : Syahriah Amir



















































