JAYAPURA, Redaksipotret.co – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayapura melalui Bidang Pendidikan SD melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penguatan Kapasitas Pemda dalam pemulihan pembelajaran literasi kolaborasi dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) jenjang SD/MI Kabupaten Jayapura tahun 2024.
Kegiatan Bimtek dibuka oleh Sekda Kabupaten Jayapura, Hana S.Hikoyabi didampingi Kabid Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Slamet Riyadi berlangsung di Hotel Grand Papua Sentani, Sabtu (26/10/2024).
Sekda Kabupaten Jayapura, Hana Salomina Hikoyabi yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura mengatakan, Bimtek yang diberikan kepada peserta KKG dan KKKS di wilayah pembangunan 1,2,3 dan 4 Kabupaten Jayapura yang dihadiri guru dan kepala sekolah jenjang SD/MI sangat penting untuk memberikan mereka ilmu yang baru dan terus meningkatkan sinergi serta kolaborasi bersama demi peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Jayapura lebih baik lagi.
“Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan semua peserta yang mengikutinya dapat memanfaatkan secara maksimal, sehingga diharapkan Outputnya dapat dirasakan untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jayapura, maupun secara inovasi kemampuan guru dan kepala sekolah bisa terus meningkat sesuai dengan kemajuan zaman,” kata Sekda Hana.
Dia bilang, melalui Bimtek ini juga dapat meningkatkan kompetensi guru dan kepada sekolah guru dan kepala sekolah bisa terus berinovasi untuk melakukan hal yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Sekda Hana berpesan untuk semua kepala sekolah agar tak hanya memperhatikan belajar, tetapi juga bisa menjadi manager untuk mengelola kegiatan di sekolah dan harus berjalan dengan baik dan bisa mengatasi segala permasalahan di sekolah.
“Bagaimana mengelola sekolah tersebut dengan baik, bisa memperhatikan kebersihan sekolah, fasilitas sarana dan prasarana juga diperhatikan dengan baik seperti fasilitas MCK harus ada airnya, sekolah miliki taman, supaya sekolah tampak bersih, indah, rapi dan sehat, anak-anak senang belajar di sekolah dan selalu menjaga kebersihan, karena jika sekolah bersih, maka semangat guru dan anak anak belajar juga baik,” ucapnya.
Sekda Hana juga mengingatkan kepada kepala sekolah sudah lebih dulu berada di sekolah sebelum para guru, agar bisa mengecek kondisi sekolah, dan menggunakan dana BOS, BOSDA dengan baik.

“Masalah pendidikan dan kesehatan prioritas tidak ada tawar menawar, perhatian Pemkab Jayapura sangat tinggi termasuk soal dananya, saya harap kepala sekolah tidak main-main menggunakan dan mengelola setiap dana yang turun ke sekolah,” tegasnya.
Kabid Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Slamet Riyadi mengatakan, Bimtek telah dilaksanakan lebih dari empat tahun, dan secara berkala rutin di evaluasi.
Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu,Badan Pengembangan Mutu Pendidikan atau BPMP Papua, Unicef, Pengawas Disdik Kabupaten Jayapura, dan Kabid Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.
Bimtek bertujuan memberikan penyegaran bagi para KKG dan KKKS, meningkatkan Manajemen Kepala Sekolah dan wawasan guru, sehingga perlu dibentuk suatu wadah KKG yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru, yakni kompetensi pedagogik, profesional menjadi guru, memiliki kemampuan sosial dan kepribadian yang baik.
“Sedangkan tujuan Bimtek yang diberikan untuk KKKS dapat meningkatkan profesionalisme kepala sekolah, memiliki wawasan keilmuan yang meningkat dan ini juga upaya pemerintahan dalam peningkatan kompetensi seluruh Kepala Sekolah di Kabupaten Jayapura,” jelas Slamet dalam siaran pers, Minggu (27/10/2024).
Oleh karena itu, perlu dibentuk suatu wadah untuk meningkatkan kerjasama antar sekolah, guru dan kepala sekolah dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem pembinaan profesional dengan cara belajar siswa aktif, ketika menjadi tempat untuk berbagi dan diskusi tentang proses pembelajaran, memperluas pemahaman dan pengetahuan profesional guru.
“Kami undang semua baik dari KKG dan KKKS untuk mengikuti Bimtek supaya ada penambahan ilmu dan penyegaran terutama literasi dan numerasi sehingga pada saat melakukan Assesnen Nasional (AN) siswa-siswi mampu menjawab soal dengan baik karena dilakukan pembimbingan oleh guru-guru, begitu pula saat dinas minta laporan tentang kualitas pembelajaran maka dari kelompok tersebut mereka sudah bisa siapkan,” ucapnya.
Untuk menunjang kegiatan mereka dimana untuk KKKS per wilayah mendapatkan anggaran per kelompok Rp20 juta, sedangkan per KKG diberikan anggaran Rp5 juta agar ini bisa berkembang dan berimbas ke program yang dilaksanakan.
“Mudah-mudahan kedepannya bisa dapat ditingkatkan lagi dan tetap dalam penggunaan dana bisa dipertanggungjawabkan dengan baik dan bila ada pemeriksaan tidak ada temuan,” pungkasnya.
Editor : Syahriah Amir




















































Luar biasa kabupaten Jayapura, khusus Dinas Pendidikan dalam peningkatan mutu pendidikan yang berkembang secara keseluruhan.
Saya ucapkan terimakasih kepada Dinas Pendidikan yg suda membantu kami di setiap kombel, saya juga berharap bantuan akan ditambah jumlahnya.