JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Jayapura menemukan adanya sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan pemungutan suara atau pencoblosan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 lalu di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di tiga distrik di Kabupaten Jayapura, Papua.
Ketua PPM Kabupaten Jayapura, Nelson Yohosua Ondi meminta Bawaslu Kabupaten Jayapura untuk mengeluarkan rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah TPS yang ada di tiga distrik tersebut, yakni Distrik Sentani, Distrik Waibhu dan Distrik Depapre.
“Kejanggalan yang terjadi itu seperti terlambatnya pendistribusian logistik Pemilu ke seluruh TPS yang ada di tiga distrik tersebut,” kata Nelson, Jumat (16/2/2024) malam.
Menurutnya, pendistribusian logistik Pemilu dari gudang logistik KPU di Puspenka, Hawaii ke tiga distrik tersebut sudah dilaksanakan sejak tanggal 13 Februari 2024 atau H-1 menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024.
“Kami minta Bawaslu Kabupaten Jayapura untuk tegas dan memproses semua laporan-laporan yang masuk dan segera mengeluarkan rekomendasi) untuk melakukan PSU,” ucapnya.
Dia menyebut, ada potensi kecurangan dalam pemungutan suara Pemilu 2024 yang terjadi di ketiga distrik tersebut. Tim PPM, kata Nelson, tengah bekerja untuk mengumpulkan data-data yang valid dan nantinya dilaporkan ke Bawaslu.
“Jika sudah terkumpul seluruh datanya, maka kami akan laporkan ke Bawaslu agar segera mengeluarkan rekomendasi PSU di sejumlah TPS yang ada di tiga distrik tersebut,” kata Nelson.
Editor : Syahriah Amir


























































