JAYAPURA, Redaksipotret.co – Digitalisasi sebagai penggerak perekonomian perlu terus didorong antara lain melalui sinergi optimalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk mendukung transparansi akuntabilitas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menyebut, ETPD dapat semakin membuka dalam hal penerimaan daerah.
Selain digitalisasi ETPD, generasi muda, kata Faturachman, juga membuka peluang akselerasi digitalisasi yang lebih luas sejalan dengan peningkatan usia produktif yang lebih besar dibandingkan lanjut usia atau lansia.
“Generasi muda lebih familiar dengan teknologi, dapat menjadi agen perubahan dan motor penggerak adopsi teknologi digital berbagai sektor, agar potensi tersebut dapat dioptimalkan, perlu diiringi dengan penguatan literasi digital,” kata Faturachman dalam kegiatan Diseminasi LPP Papua, di gedung Bank Indonesia Papua, di Kota Jayapura, Kamis (7/3/2024).
Disisi lain sebagai wilayah dengan luas hutan terbesar di Indonesia, Papua perlu menyeimbangkan ekonomi dan pelestarian alam. Penerapan ekonomi sirkular dan carbon trading, kata Faturachman, dapat menjadi solusi untuk mencapai pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Mencermati prospek tersebut serta tantangannya, Bank Indonesia merekomendasikan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, diantaranya, strong, suistanble, balanced dan inclusive (kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif).
Editor : Syahriah Amir























































