PUNCAK JAYA, Redaksipotret.co – Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengimbau kepada para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Puncak Jaya untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak menggunakan alat perang dalam menyelesaikan masalah lantaran hal itu dapat menimbulkan korban jiwa.
“Kami berpesan kepada para paslon untuk mempercayakan tahapan Pilkada kepada pihak penyelenggara dan aparat keamanan dalam mengawal tahapan Pilkada,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2024).
Hal senada juga disampaikan Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf.Irawan Kusuma juga berpesan kepada para Paslon agar menjunjung tinggi aspek kemanusian dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
Imbauan turut disampaikan Ketua KPUD Puncak Jaya, Merkius Wonda. Dirinya meminta kepada masing – masing paslon apabila menemukan kecurangan atau hal yang tidak berkenan agar mengikuti prosedur melalui pengaduan ke pihak pengawasan yakni Bawaslu.
“Tidak perlu massa dari masing-masing pendukung melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat yang tidak mengetahui hal tersebut,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Puncak Jaya, Marinus Wonda berharap kepada masing-masing paslon agar menahan massa pendukungnya untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, serta mengikuti prosedur yang ada.
Pasca bentrok antar pendukung paslon di Puncak Jaya, aparat keamanan bersama penyelenggara pemilu melaksanakan rapat mediasi pada Rabu (27/11/2024).
Penjabat Bupati Puncak Jaya, Tumiran berharap, aparat keamanan lebih bersinergi dalam mengamankan wilayah tersebut agar tidak terjadi miskomunikasi.
Dirinya juga meminta kepada pihak penyelengara agar berkomitmen menepati jadwal pentahapan Pilkada.
“Khusus kepada paslon, agar lebih aktif mengimbau massa pendukungnya untuk tidak melakukan aksi saling serang yang anarkis dan mengikuti prosedur yang ada, yaitu melaporkan setiap pengaduan kepada Bawaslu Puncak Jaya,” ujar Tumiran.
Editor : Syahriah Amir






















































