MERAUKE, Redaksipotret.co – Lomba panahan tradisional kembali digelar tahun ini di Kabupaten Merauke dalam rangka memperingati HUT RI ke-81.
Lomba yang melibatkan masyarakat Papua dari 11 kelurahan ini berlangsung di lapangan Monumen Kapsul Waktu, Rabu, 12 Agustus 2026 dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus D. Samkakai ditandai dengan melepaskan busur sebanyak dua kali.
Ketua panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Merauke, Delviana Gebze menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mengikuti lomba dan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri dalam memeriahkan ulang tahun kemerdekaan.
“Yang tidak kalah penting, lomba panahan juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara warga Merauke,” katanya dilansir dari laman Pasificpos.com.
Dia pun berpesan, apapun hasilnya yang diperoleh dari perlombaan ini, tetap menjunjung kebersamaan.
“Kita semua satu hati. Kita memeriahkan hari kemerdekaan dengan penuh suka cita dan dalam suasana damai sejahtera. Kita berolahraga di pagi ini dalam naungan kasih Tuhan, ”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, Mike Walinaulik menyampaikan bahwa tahun ini jumlah peserta dibatasi karena keterbatasan anggaran. Namun pihaknya tetap menerima penambahan peserta jika ada yang mendaftar di sela-sela lomba.
Diakui antusias masyarakat cukup tinggi bahkan pada pelaksanaan tahun lalu jumlahnya lebih banyak. Setiap peserta membawa panah rakitan masing-masing yang tentunya sudah dikuasai dengan baik.
Lomba panahan tradisional menurutnya penting dilaksanakan guna melestarikan adat dan tradisi dengan merangkul warga lokal dalam hal ini orang asli Papua. (Redaksi)


















































