JAYAPURA, Redaksipotret.co – Tokoh agama ini ajak warga jaga keamanan dan kedamaian serta ikut serta sukseskan pemilu serentak pada 2024.
Selain itu, Pendeta Yones Wenda mengajak warga untuk siapkan diri sambut perayaan Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024 ketimbang sibuk persoalan yang belum tentu mendatangkan kebahagiaan.
“Menyikapi agenda sosial budaya dan politik pada Desember 2023 dimana bulan ini kita akan menyambut Perayaan Natal dan tahun baru, mari kita jaga kedamaian,” ucap Yones, di Jayapura, Rabu (29/11/2023).
Dia juga menyampaikan bahwa ada agenda bernuansa politik yang juga setiap tahunnya diperingati sebagai peringatan bangsa Papua Barat pada 1 Desember 1961 oleh beberapa warga.
“Berkaitan dengan hal tersebut saya selaku pendeta yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (Kingmi) di Tanah Papua, mengajak dan mengimbau kepada masyarakat Papua untuk mempersiapkan diri dengan hati yang sejuk, jernih dan penuh kedamaian dalam menyambut perayaan Natal yang penuh berkah ini. Selalu jaga situasi aman dan damai hingga perayaan sukacita ini dapat berjalan dengan penuh hikmah tanpa ada kekurangan satu apapun,” ajaknya.
Mengulas agenda politik Papua 1 Desember, Pendeta Wenda berharap kepada para jemaat dan warga pada umumnya jika ingin berperan.
“Berilah dukungan melalui doa, karena sesungguhnya dukungan melalui doa sangat-sangat lebih berarti, ketimbang ikut terprovokasi dan terjerumus kepada masalah yang pada akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, terkait Pemilu serentak pada 2024, Pendeta Wenda berikan pesan secara khusus kepada semua elemen masyarakat di Tanah Papua. Dimana ia juga mengajak agar masyarakat lebih bijak dalam menyalurkan hak suara dengan memilih pemimpin ataupun wakil rakyat yang bisa amanah.
“Mari kita dukung dan sukseskan Pemilu demi menentukan pemimpin-pemimpin Papua yang peduli dengan warga Papua, demi kesejahteraan dan pembangunan yang lebih maju kedepannya. Tanah Papua selalu diberkati oleh Tuhan,” pesannya.
Penulis : Muhammad Irfan | Editor : Syahriah Amir





























































