JAYAPURA, Redaksipotret.co – Fenomena naiknya harga beras di sejumlah daerah di luar Papua direspon oleh Perum Bulog.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari memastikan stok beras mencukupi hingga beberapa bulan kedepan, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Masyarakat tidak usah kawatir, stok beras aman, harga pun tidak mengalami kenaikan, terlebih menjelang ramadan, karena Bulog sudah menetapkan standar harga yang wajib diikuti oleh pedagang,” kata Mustari di Jayapura, Kamis (22/2/2024).
Mustari menyebut, saat ini stok beras di gudang Bulog Papua dan Papua Barat mencapai 19 ribu ton, dan sedang dalam perjalanan sebanyak 7 ribu ton.
Perum Bulog juga telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras, dan melakukan pendistribusian beras SPHP untuk menjaga kestabilan harga.
“Harga beras SPHP di tingkat pengecer Rp11.800 per kilogram beras. Jika ada kenaikan harga, itu ulah oknum pedagang yang ingin mendapatkan keuntungan lebih diluar ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Selain beras, Perum Bulog memastikan komoditi lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir tersedia.
Editor : Syahriah Amir



















































