JAYAPURA, Redaksipotret.co – Bimtek Penguatan Kapasitas Pemda Dalam Pemulihan Pembelajaran Literasi sebelumnya telah diberikan kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) jenjang SD/MI Kabupaten Jayapura tahun 2023.
Bimbingan teknis (bimtek) secara resmi dibuka Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Eqberth Kopeuw didampingi Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Slamet Riyadi, berlangsung di Hotel Grand Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Kamis (9/11/2023).
Tindak lanjut dari bimtek tersebut yakni pembelajaran literasi yang digelar di SDN Inpres I Nimbokrang 2 bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah tentang Literasi dan Numerasi, khususnya yang berada di Wilayah Pembangunan 3 Kabupaten Jayapura.
Bimtek tersebut dihadiri Ketua K3S Wilayah Pembangun 3 Kabupaten Jayapura, Sunyono dan Ketua K3S Gugus 17, 18, 19, & 20, Sujono Effendi.
Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Slamet Riyadi, menjelaskan, sasaran dari program tersebut di wilayah pembangunan 3 lantaran masih rendahnya wadah KKG dalam melakukan rutinitas kegiatan yang terdiri 36 sekolah di wilayah tersebut.
Oleh sebab itu, melalui kumpulnya para guru dan kepala sekolah melalui Bimtek pembelajaran literasi ini bisa meningkatkan literasi bagi keduanya.
“Guru mempunyai pengetahuan tentang literasi dan numerasi. Semoga menggugah pemikiran untuk selalu mengembangkan diri dalam pembelajaran peserta didik,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru di wilayah pembangunan 3 Kabupaten Jayapura yakni dalam pengimputan raport pendidikan masih agak rendah. Tantangannya adalah untuk meningkatkan literasi tersebut.
“Sehingga dalam Bimtek meningkatkan literasi dan numerasi khususnya membaca, pengenalan huruf kepada peserta didik yang terus dilakukan oleh guru dan kepala sekolah agar peserta didik dalam hal belajar bisa maksimal, dapat menguasai semua pembelajaran yang diberikan di sekolah untuk SD,” ujar Slamet.
“Kegiatan ini sangat penting dan kita lakukan di semua Wilayah Pembangun 1,2,3 dan 4 Kabupaten Jayapura, karena kita bersyukur K3S dan KKG saat ini sudah diberikan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU),” sambungnya.
Dia berharap, bisa memberikan motivasi dan semangat para guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan pembelajaran literasi. Kemudian diajarkan lagi ke peserta didik, dengan demikian dalam hal membaca maupun lainnya bisa lebih optimal lagi.

Ketua K3S Wilayah Pembangun 3 Kabupaten Jayapura Sunyono, mengucapkan terimakasih dengan digelarnya Bimtek tersebut. Menurutnya, selain menambah wawasan literasi, juga bisa saling mempertemukan guru dan kepala sekolah secara langsung, dan mempererat hubungan silaturahmi sesama guru, kepala sekolah dan lainnya.
Adanya Bimtek Literasi yang diberikan kepada K3S dan KKG di wilayah pembangunan 3 Kabupaten Jayapura sangat penting agar kepala sekolah dan guru lebih semangat dalam pembelajaran literasi yang digalakkan pemerintah.
Sunyono mengakui, di wilayah pembangunan 3 Kabupaten Jayapura dalam meningkatkan pembelajaran literasi ada kendala, yakni tempat guru dan kepala sekolah saling berjauhan, sehingga dalam mengatur waktu untuk melakukan pertemuan sangat susah.
“Solusinya dilakukan pertemuan hanya satu bulan sekali, jika memang tidak memungkinkan bisa dilakukan juga secara zoom meeting,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua K3S wilayah Gugus 17, 18, 19 & 20 Pembangunan 3 Kabupaten Jayapura Sujono Effendi mengatakan, pembelajaran literasi berjalan lancar dan rutin terjadwal setiap satu bulan sekali dan selama ini memang masih ada kendala yakni terkait letak geografis berjauhan sehingga akses tidak cepat dan kendala kedua juga termasuk jaringan karena komunikasi menggunakan jaringan sehingga informasi tidak sampai.
Menurutnya, untuk literasi di wilayah yang ditangani di 4 gugus tidak ada masalah dan dengan adanya tambahan dana tentu lebih semangat lagi dalam mendukung kegiatan literasi dan pihaknya juga telah melakukan lomba literasi seperti sudut baca di kelas masing-masing ini juga mendapat apresiasi yang sangat luar biasa.
“Kami sangat senang dan memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan karena telah memberi dukungan dana, tentu ini sebagai wujud nyata dari Disdik dan melalui Kabid Pendidikan SD yang selalu memberikan kami motivasi,” ucap Sujono.
Bimtek pembelajaran ini bahwa materi literasi adalah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi, membaca, berbicara, menyimak dan menulis dengan cara yang berbeda. Jika didefinisikan literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca.
Sedangkan Numerasi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari.
Poin dari literasi dan numerasi adalah mencakup kemampuan seseorang untuk menerjemahkan informasi kuantitatif yang terdapat di sekelilingnya.
Penulis : Redaksi Potret | Editor : Syahriah Amir



















































