RAJA AMPAT, Redaksipotret.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar media gathering dengan melibatkan 12 jurnalis dari 12 media massa cetak, elektronik dan online yang ada di Papua.
Selain menyampaikan materi terkait perkembangan industri jasa keuangan sehari sebelumnya di Sorong, agenda dalam gathering tahun ini juga diisi dengan berwisata ke Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Menggunakan kendaraan roda empat, rombongan menuju pelabuhan rakyat Sorong dari hotel tempat para peserta menginap untuk mulai menjelajahi keindahan pulau yang berada di ujung timur Indonesia ini.
Pantai Pasir Timbul menjadi spot pertama yang dikunjungi para peserta. Waktu tempuh untuk sampai di lokasi ini kurang lebih 90 menit menggunakan kapal cepat. Jurnalis dan para kru OJK memanfaatkan momen untuk berswa foto maupun foto bersama.

Pantai Pasir Timbul Raja Ampat. (Foto : Istimewa)
Usai di Pantai Pasir Timbul, peserta selanjutnya menuju lokasi wisata Pianemo. Masih menggunakan kapal cepat, waktu tempuh kurang lebih 90 menit.
Tiba di lokasi, para peserta media gathering menapaki ratusan anak tangga untuk mencapai puncak Pianemo yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang eksotik.
Tak ingin melewatkan momen langka ini, para peserta secara bergiliran mengabadikan keindahan gugusan pulau-pulau karst kecil yang hanya dapat disaksikan jika berada di puncak Pianemo.
Telaga Bintang menjadi spot ketiga yang dikunjungi para peserta media gathering. Spot wisata ini berada tak jauh dari Pianemo, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dengan menggunakan kapal cepat.
Di Telaga Bintang, sejumlah peserta media gathering mengabadikan keindahan laguna dengan air berwarna biru toska setelah melakukan pendakian singkat melewati bebatuan karst alami. Kunjungan ke spot ini berakhir dengan foto bersama.

Para peserta kemudian menuju Pantai Sauwandarek yang terletak di pulau Maswar, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat.
Lokasi ini terkenal dengan keindahan bawah lautnya, tak heran jika spot ini menjadi lokasi utama yang dituju oleh para wisatawan mancanegara dan domestik, terlebih yang menyukai snorkeling.

Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMSt OJK Provinsi Papua, Viktorinus Donny Vika Permana mengatakan, selain kegiatan edukasi, kebersamaan ini juga terbangun melalui sesi refreshing di Raja Ampat.
“Kesempatan untuk menjelajahi keindahan Tanah Papua ini bukan hanya mempererat hubungan, tetapi juga membuka ruang bagi para jurnalis untuk menghasilkan tulisan yang dapat mengangkat potensi ekonomi Papua, khususnya di sektor pariwisata,” ucap Donny, Kamis (4/12/2025).
Dia juga mengapresiasi media massa atas kolaborasi yang terjalin ini. Donny bilang, berkat dukungan dan pemberitaan yang masif, penyebaran informasi menjadi jauh lebih mudah, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat luas di Tanah Papua.

Sebelumnya, peserta media gathering, Agustina Estevani Janggo mengaku bersyukur lantaran dirinya satu dari 12 wartawan yang berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
“Di Papua media massa sangat banyak, tetapi kami terpilih untuk menjadi peserta kegiatan yang sangat berharga ini untuk belajar lebih dalam mengenai program, tugas, dan fungsi OJK,” ucap wartawan Antara Papua ini.
Dia bilang, ini kali pertama dirinya mengikuti kegiatan media gathering OJK. Estevani pun mengungkapkan pengetahuan yang telah didapat dari kegiatan tersebut dapat membantu dirinya mengetahui lebih banyak tentang perekonomian yang bisa tumbuh dari berbagai sektor, termasuk pariwisata.
Peserta lainnya, Muhammad Haikal Fahresi menuturkan hal yang sama. Perwakilan Pasificpos.com ini mengungkapkan, materi yang disampaikan OJK menambah wawasannya terkait aktivitas industri jasa keuangan, terlebih dirinya yang baru pertama kali mengikuti media gathering.
Haikal juga mengaku semangat mengikuti kegiatan tersebut lantaran salah satu agendanya adalah melakukan trip ke Raja Ampat.
“Saya bisa melihat langsung pulau Raja Ampat yang selama ini hanya dapat saya saksikan di layar kaca atau pun di media sosial,” ucap Haikal.
Dia pun mengapresiasi OJK karena selain mendapatkan tambahan ilmu mengenai industri jasa keuangan, juga mendapatkan pengetahuan terkait pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata. (Syahriah)























































