JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog Kanwil Papua untuk pertamakalinya mendatangkan beras dari Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 3.000 ton.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengatakan, beras didatangkan dari Sultra lantaran daerah tersebut sedang mengalami surplus.
“Ini perdana kami datangkan dari luar Papua selain Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,. Beras sedang dalam perjalanan menggunakan kapal laut,” kata Mustari di Jayapura, Rabu (30/4/2025).
Dia pun memastikan kapasitas gudang Perum Bulog Papua masih mampu menampung beras dari luar daerah, oleh karena itu pihaknya mendatangkan beras ribuan ton tersebut.
Mustari bilang, beras Sultra didatangkan untuk menambah stok di Jayapura dan Nabire lantaran panen masih terus dilakukan.
“Panen masih terus berjalan, sementara kapasitas gudang di Sultra tidak mencukupi, sehingga digeser ke Papua,” jelasnya.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan beras di enam provinsi di Papua yang mencapai 160 ribu ton per tahun, terlebih program SPHP dan bantuan pangan kembali dijalankan.
Editor : Syahriah Amir






















































