JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog Kanwil Papua telah menyerap 11.270 ton beras petani Merauke hingga 30 April 2025.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengatakan, realisasi penyerapan tersebut telah mencapai 57 persen dari target sebesar 19.560 ton pada 2025 ini. Pihaknya pun memprediksi penyerapan beras Merauke mengalami over target.
Mustari bilang, saat ini, beras yang ada di gudang Bulog Merauke telah distribusikan ke sejumlah daerah, antara lain ke Nabire, Biak Numfor dan Jayapura serta Mimika untuk pemenuhan stok.
“Distribusi harus kita lakukan lantaran kapasitas gudang dikhawatirkan tidak mencukupi sebab penyerapan masih terus berjalan,” jelas Mustari.
Dia pun menjelaskan, adanya penyerapan hingga ribuan ton sampai posisi Maret tahun ini lantaran setiap hari ada panen. Selain itu, capaian penyerapan beras tersebut juga hasil kerja sama Perum Bulog dan para mitra serta petani.
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, penyerapan beras Merauke tahun ini lebih cepat terealisasi lantaran swasembada beras yang awalnya ditargetkan pada akhir tahun, namun oleh pemerintah pusat dipercepat yakni pada April ini.
“Karena itu kita kerja keras melakukan percepatan dengan melakukan pendekatan kepada petani dan mitra agar semua beras masuk ke Bulog,” ungkapnya.
Penyerapan beras Merauke yang dilakukan oleh Perum Bulog merupakan jenis medium dengan harga beli Rp12.000 per Kilogram. Beras tersebut disalurkan untuk public service obligation atau PSO yaitu ke aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri serta kebutuhan operasi pasar dan bantuan pangan.
Editor : Syahriah Amir























































