JAYAPURA, Redaksipotret.co – Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 2025, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Papua menggelar High Level Meeting (HLM) di gedung Bank Indonesia pada Kamis (27/2/2025) untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan kebutuhan pangan serta stabilitas keamanan.
Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menegaskan bahwa stabilitas inflasi menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
“Saat ini, inflasi di Papua berada di posisi 0.60 persen, yang artinya berada pada posisi aman. Kami akan terus menjaga ketersediaan pangan, khususnya menjelang Ramadan, dan stok bahan pokok kami pastikan aman,” kata Ramses dikutip dari Pasificpos.com.
Dia juga menyebutkan bahwa persiapan logistik BBM di Papua sangat aman dan terkendali, meskipun ada beberapa tantangan terkait distribusi. Kebutuhan BBM di Papua menjadi prioritas utama, karena wilayah ini memiliki jarak yang cukup jauh dari pusat distribusi.
“Kami sudah menekankan kepada Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM yang tidak akan mempengaruhi distribusi logistik. Jika pasokan BBM terganggu, ini bisa berimbas pada kenaikan harga bahan pokok dan inflasi,” tambahnya.
Ramses mengimbau kepada masyarakat Papua, khususnya umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa dengan aman dan damai. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di Papua agar tetap aman dan kondusif selama bulan puasa hingga Idul Fitri.
Di sisi lain, Penjabat Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama, yang sudah terjalin dengan baik di Papua.
“Hingga saat ini, kehidupan toleransi di Papua masih sangat baik. Tidak perlu ada kekhawatiran, Papua aman dan damai untuk semua umat,” kata Ramses.
Dengan persiapan yang matang dari berbagai pihak, Papua diharapkan dapat menjalani bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.
Pemerintah Provinsi Papua mendorong agar seluruh entitas Pemerintah Daerah proaktif dalam melakukan sinergitas dengan sesama anggota TPID dalam mengendalikan inflasi, dan melakukan operasi pasar yang terkonsolidasi selama bulan Ramadhan, menjelang Idulfitri.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, menyatakan bahwa pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan pemantauan terkait stok bahan pokok di wilayah Papua.
Berdasarkan laporan Bulog dan dinas terkait, stok bahan pokok di Papua dinyatakan aman. “Kami memastikan bagaimana menghadapi bulan puasa dan Idul Fitri. Beberapa laporan dari TPID terkait stok bahan pokok menunjukkan bahwa kondisi stok bapok aman. Kami berharap masyarakat Papua bisa menjalani puasa dan Lebaran dengan aman,” ujar Faturachman.
Pengendalian inflasi berdasarkan kerangka 4K pun perlu terus diperkuat dalam memudahkan penyusunan strategi pengendalian inflasi yang terbagi berdasarkan Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Editor : Syahriah Amir
























































