JAYAPURA, Redaksipotret.co – Bank Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua mendorong implementasi pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif Syariah (Eksyar), penguatan digitalisasi, pengembangan pariwisata, dan perluasan awareness cinta bangga paham (CBP) menjadi sebuah kolaborasi yang harmoni untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan melalui Festival Cenderawasih.
Event ini berlangsung selama tiga hari (17-19 Mei 2024) di eks Terminal PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua bertujuan mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Papua. Festival Cenderawasih melibatkan 37 UMKM termasuk binaan perbankan serta instansi pemerintah.
Meri Dogopia, salah satu pelaku usaha ekonomi kreatif yang menjadi peserta Festival Cenderawasih menyambut antusias event tersebut. Menurutnya, Festival Cenderawasih menjadi ajang memperkenalkan produknya yaitu noken dan batik dengan beragam motif.
Dia berharap, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua dapat menggelar event serupa secara berkelanjutan untuk mendorong pelaku UMKM berkembang.
Peserta festival lainnya, Elton Bonay mengungkapkan hal yang sama. Elton yang merupakan barista di Tana Papua Cofffee and Roastery ini berharap event serupa digelar kembali dan lebih menonjolkan kopi khas Papua.
Elton juga berharap perbankan lebih aktif memperkenalkan sistem pembayaran nontunai atau cashless kepada masyarakat dengan terus menggelar event yang sama.
UMKM lainnya Rini Eko Setiani mengungkapkan sangat antusias dengan pelaksanaan event tersebut karena berdampak pada produk usahanya.
Pemilik rumah produksi Ririens Food ini berharap, dengan keterlibatan Ririens Food di event tersebut, dapat menjangkau pasar lebih luas, terutama pada konsumen baru.
Di Festival Cenderawasih, Rini Eko Setiani menyiapkan 300 pieces produk Ririens Food Japamo dengan berbagai kemasan.
Editor : Syahriah Amir























































