JAYAPURA, Redaksipotret.co – Bank Indonesia bersinergi dengan perbankan di wilayah Papua terus berupaya memperluas akseptasi (bank pelaksana) digitalisasi sistem pembayaran QRIS, salah satunya melalui program QRIS Sembako.
Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Papua, Rama Kharismawan Purnama Putra mengatakan, kick off QRIS Sembako telah dilaksanakan pada 16 Agustus dan berlangsung hingga 15 Oktober 2024.
“QRIS Sembako sudah kita laksanakan pada 2023 lalu dengan berkolaborasi bersama empat bank. Tahun ini kita lanjutkan dengan menambah dua bank lagi untuk pelaksanaan program tersebut,” jelas Rama dalam kegiatan Bincang Bincang Media di Jayapura, Rabu (21/8/2024).
Rama mengatakan, program tersebut berlaku di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua (Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan). Sementara, bank yang digandeng untuk mengimplementasikan program ini yaitu Bank Papua, Bank Rakyat Indonesia atau BRI, Bank Negara Indonesia atau BNI, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara atau BTN dan Bank Syariah Indonesia atau BSI.
Rama menjelaskan, melalui program QRIS Sembako, masyarakat atau nasabah yang baru menggunakan transaksi QRIS atau mengaktifkan mobile banking berhak mendapatkan paket sembako senilai Rp30 ribu.
“Paket sembako akan diberikan oleh perbankan tempat nasabah melakukan transaksi, kemudian biaya sembako ditagihkan ke Bank Indonesia,” kata Rama.
Sejak diluncurkan pada 2019 lalu oleh Bank Indonesia, QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard semakin banyak digunakan oleh masyarakat.
Hingga Juli 2024, volume transaksi QRIS di Papua tercatat 8.018.990 atau meningkat 275 persen dari target tahun ini. Untuk pengguna baru sebesar 7.349 atau 62 persen dari target. Total pengguna QRIS sebanyak 207.675. Jumlah merchant QRIS di Papua telah mencapai 203.310.
Rama menyebut, data tersebut mencerminkan potensi untuk perluasan QRIS di Papua masih sangat besar, termasuk wilayah daerah otonomi baru (DOB) yang akses transaksi digitalnya masih rendah lantaran terkendala jaringan dan keamanan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Faturachman mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk memperluas penggunaan QRIS, salah satunya program QRIS Sembako.
Menurutnya, program tersebut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengguna baru QRIS di Papua.
Editor : Syahriah Amir























































