JAYAPURA, Redaksipotret.co – Menjelang penutupan pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Jayapura di Partai Demokrat, Jumat, 10 Mei 2024 malam, Sakaruddin yang pernah menjabat Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Permakaman (DKPP) Kabupaten Jayapura, telah menyerahkan formulir pendaftaran bersama sejumlah tim pemenangan dan pendukungnya.
Terkait rekomendasi partai, pria yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jayapura ini menyerahkan semuanya kepada keputusan partai. Karena penilaian kelayakan ada dalam DPP.
“Harapan kami kepada semua partai politik tempat kami mendaftar bisa menjadi pertimbangan atau penilaian dari kapasitas saya. Sehingga bisa diusulkan ke DPW hingga DPP, untuk berkompetisi dalam Pilkada Kabupaten Jayapura tahun 2024,” ujarnya.
“Kalau soal yakin rekomendasinyanya, saya optimis partai Demokrat memberikan kesempatan kepada saya untuk maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Jayapura. Karena, tentunya yang pertama saya punya kapasitas dan juga kiprah saya di tengah masyarakat. Baik itu, latar belakang sebagai birokrasi, juga di organisasi kemasyarakatan maupun dengan kegiatan-kegiatan yang memang senantiasa saya banyak berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Menyongsong Pilkada Kabupaten Jayapura, ia mengaku sangat siap mengikuti serangkaian aturan yang telah ditetapkan oleh partai berlambang bintang Mercy ini.
Selain pengembalian formulir ke Partai Demokrat, Sakaruddin juga telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran ke sejumlah partai politik di Kabupaten Jayapura.
Dia menjelaskan, berbekal pengalaman di birokrasi dan aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan yang sering berinteraksi dengan masyarakat banyak, ia optimis dengan sikap yang diambil sebagai pencalonan bakal calon wakil bupati.
Sakaruddin yang merupakan sosok birokrat yang sudah sangat mapan dan tidak perlu diragukan lagi di bidang pemerintahan, bahkan di bidang organisasi ia sudah tidak diragukan lagi.
Karena memiliki banyak pengalaman organisasi yang cukup mapan seperti pernah menjadi Ketua Pengurus Takmir Masjid Agung Al Aqsha Sentani tahun 2004-2007, Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda-Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Jayapura tahun 2005-2008, Sekretaris Forum Komunikasi Khatib Kabupaten Jayapura 2007-2010, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jayapura tahun 2007-2010 dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Papua tahun 2008-2013.
Selain itu, ia juga merintis karier di pemerintahan mulai dari bawah sebagai seorang guru dan bahkan pernah berprofesi sebagai seorang driver (sopir) angkutan umum atau angkot.



























































