JAYAPURA, Redaksipotret.co – Tragedi kebakaran kembali menimpa SD YPK Martin Luther Sentani, di Jalan Eluay, Kabupaten Jayapura, Papua pada Rabu (9/10/2024) malam.
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah bangunan gedung atau ruangan kelas yang ada di sekolah tersebut ludes terbakar, mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar bagi pihak sekolah.
Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat membesar dari salah satu ruangan yang terdapat di dalam bangunan gedung yang ada di sekolah itu sekitar pukul 21.00 WIT. Api dengan cepat merambat ke ruangan lain, bahkan menjalar ke ruangan kelas yang ada di bagian sebelah timur dari sekolah itu.
Salah seorang saksi mengungkapkan, api pertama kali terlihat membesar dari salah satu ruangan di bagian sebelah barat (kiri) yang ada di sekolah itu.
Seorang saksi mata lainnya Yakonias menyampaikan bahwa musibah kebakaran ini sudah terjadi dua kali di areal sekolah itu. “Kurang lebih dua minggu lalu dua bangunan gedung yang ada di bagian belakang dari sekolah itu juga hangus terbakar, tetapi berhasil dipadamkan sekitar dua jam lebih,” ungkapnya.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Arrya Nusa Hendrawan menjelaskan bahwa tim identifikasi telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran.
“Dalam proses olah TKP, ditemukan beberapa barang bukti termasuk satu buah kabel yang telah terbakar dan rangka kipas angin yang hangus,” ungkapnya saat kebakaran pertama pada sekolah tersebut.
Dari hasil penyelidikan awal, petugas menduga bahwa penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di ruang kelas IV A, yang terjadi pada sambungan kabel kipas angin dengan colokan listrik.
“Lokasi kebakaran saat ini masih dalam status quo, untuk menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim Laboratorium Forensik Polda Papua,” ucapnya.
Sebelumnya, insiden kebakaran yang terjadi di SD YPK Martin Luther Sentani, Jalan Eluay, yang terletak di belakang Kantor Pos Sentani, pada Minggu, 22 September 2024 malam. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIT dan menghanguskan beberapa ruangan kelas yang ada di sekolah tersebut.
Dari hasil penyelidikan awal, petugas menduga bahwa penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di ruang kelas IV A, yang terjadi pada sambungan kabel kipas angin dengan colokan listrik.
“Lokasi kebakaran saat ini masih dalam status quo, untuk menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim Laboratorium Forensik Polda Papua,” kata Kasat Reskrim.
Editor : Syahriah Amir























































