JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura melakukan berbagai upaya untuk terus menekan angka pengangguran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa menyebutkan, angka pengangguran telah mengalami penurunan.
“Pada 2022, angka pengangguran sebanyak 10.223, turun menjadi 9.045 pada 2023 lalu. Kami terus berupaya agar angkanya semakin turun dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pekerja,” kata Djoni di Jayapura, Kamis (1/2/2024).
“Salah satunya melatih ketrampilan tenaga sekuriti yang akan dilaksanakan pada Februari ini. Para sekuriti yang dilatih akan ditempatkan pada perusahaan BUMN dan BUMD di Kota Jayapura,” ucapnya.
Djoni mengatakan, Disnaker telah membuka pendaftaran untuk tenaga sekuriti dengan kuota 50 orang.
“Yang mendaftar sudah mencapai 300 orang. Kuota yang disiapkan hanya 50 orang, sisanya masuk daftar tunggu untuk mengikuti pelatihan,” kata Djoni.
Pada 2024 ini, selain pelatihan sekuriti, Disnaker Kota Jayapura, akan melaksanakan 13 program lainnya yang difokuskan pada pelatihan desain grafis, kecantikan dan barbershop (pangkas rambut).
“Untuk padat karya, dananya bersumber dari pembiayaan sendiri, sementara, untuk pelatihan, bersumber dari dana Otsus dan Dana Alokasi Umum atau DAU pendidikan.
Penulis : Taniya Sembiring | Editor : Syahriah Amir
























































