JAYAPURA, Redaksipotret.co – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Herry Ario Naap menyebutkan, sebanyak 108 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua akan mengikuti proses penjaringan bakal calon di DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua mulai 14 hingga 17 Mei 2024.
Herry Naap mengatakan, jika DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua akan melakukan tahapan lanjutan setelah penjaringan dan pendaftaran bakal calon bupati, wakil bupati dan calon walikota dan wakil walikota di setiap DPC di tingkat kabupaten/kota.
Dalam penjaringan tahap pertama, bakal calon kepala daerah mengikuti wawancara dan dialog. Sembilan kabupaten/kota yaitu , Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.
Kemudian, Kabupaten Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Yapen Waropen, Biak Numfor dan Supiori.
“Puji Tuhan, hari ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, melakukan tahapan penjaringan dengan dialog dan wawancara para bakal calon wali kota, wakil wali kota, bupati dan wakil bupati se Papua,” jelasnya melansir pasificpos.com.
Setelah melakukan penjaringan, lanjut Herry Naap, DPD PDI Perjuangan Papua akan menetapkan 2 hingga 3 bakal calon yang akan direkomendasikan untuk dibawa ke DPP PDI Perjuangan untuk mengikuti penjaringan tahap akhir.
Mantan Bupati Biak Numfor ini mengakui, jika di dalam Pilkada Serentak tahun 2024, PDI Perjuangan menjadi partai yang sangat diminati oleh para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk mendaftar.
“Ternyata di setiap kabupaten/kota di Papua, antusias para bakal calon yang mendaftar ke PDI Perjuangan cukup tinggi. Kami bersyukur, PDI Perjuangan di Papua masih menjadi partai yang diminati dan memiliki ruang untuk memberikan dukungan kepada bakal calon, bahkan ada beberapa kabupaten yang mendaftar sampai 14 hingga 15 kandidat,” ungkapnya.
Herry Naap menambahkan, untuk proses penjaringan tahap pertama yang dilakukan di DPD PDI Perjuangan Papua akan berakhir 18 Mei 2024.
“Kami harus finalkan, karena tanggal 20 Mei, pengurus DPD bersama Bappilu DPD PDI Perjuangan Papua menetapkan dua atau tiga nama bakal calon dari setiap kabupaten/kota dan kami akan laporkan ke DPP PDI Perjuangan,” ungkapnya.
“Kemudian ada petunjuk lanjutan dari DPP untuk bakal calon yang direkomendasikan untuk mendapat surat tugas untuk membangun komunikasi politik dengan partai lain,” jelas Herry Naap.
Editor : Syahriah Amir


























































