JAYAPURA, Redaksipotret.co – Selain melalui sejumlah pelabuhan laut dan bandar udara di Papua, ekspor komoditas asal provinsi ini juga dilakukan melalui beberapa pelabuhan laut dan Bandara di luar wilayah Papua.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina merinci, Bandara dan pelabuhan laut yang melakukan ekspor komoditi dari Papua yaitu Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Ngurah Rai Bali, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Namun, pada Juni 2024, komoditi Papua yang di ekspor tercatat hanya melalui Tanjung Perak Surabaya dengan total ekspor US$155,99 ribu atau naik 94,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
“Secara kumulatif, nilai ekspor Papua yang dimuat melalui pelabuhan di luar wilayah Papua pada periode Januari-Juni 2024 mengalami peningkatan sebesar 32,99 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada Januari-Juni 2023 yang sebesar US$ 13.685,95 ribu. Jenis ekspor berupa golongan kayu dan barang dari kayu,” jelas Adriana di Jayapura.
Adapun negara tujuan ekspor komoditi Papua yaitu Australia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, dan Papua Nugini.
Sementara, ekspor komoditi Papua melalui pelabuhan di wilayah ini yaitu Pelabuhan Jayapura, Pelabuhan Serui, Pelabuhan Skouw, Bandara Sentani dan Bandara Frans Kaisiepo.
“Ekspor melalui pelabuhan Skouw senilai US$117,19 ribu dengan nilai share terhadap total ekspor sebesar 2,91 persen berupa nonmigas,” jelasnya.
Editor : Syahriah Amir





















































