PUNCAK JAYA, Redaksipotret.co – Sejumlah rumah milik pejabat daerah dan fasilitas umum di Kampung Usir Belakang, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, dilaporkan terbakar pada Kamis malam hingga Jumat pagi, 29–30 Mei 2025. Aparat Polres Puncak Jaya bergerak cepat merespons insiden ini dengan menerjunkan personel piket regu 4.
Kapolres Puncak Jaya melalui Pawas Regu 4, Ipda Kasroni Manurung menyampaikan bahwa kebakaran terjadi di enam titik berbeda, dan sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan milik pejabat pemerintahan setempat.
Kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 19.50 WIT di rumah milik Kepala Puskesmas Tingginambut, Pindi Kogoya.
Tak lama berselang, api juga melalap bangunan lainnya, di antaranya :
- Rumah Kepala Distrik Dokome, Linius Wonda
- Rumah Asisten 1 Pemda Puncak Jaya, Yahya Wonerengga
- Balai Kampung Muliambut
- Rumah Gembala Elpis Telenggen
- Rumah Kepala Kampung Wuyukwi, Yapet Telenggen
- Lima unit rumah milik Bendahara Dinas Pendidikan, Tiporius Wonda
Menurut laporan kepolisian, personel pertama kali menerima informasi kejadian sekitar pukul 19.50 WIT dan segera bergerak ke lokasi. Tindakan pemadaman api dan pengumpulan keterangan dari saksi langsung dilakukan di beberapa titik.
“Pada Jumat pagi, personel kembali menerima informasi bahwa terdapat tiga lokasi tambahan yang terbakar. Salah satu titik kebakaran pagi hari terjadi karena merembetnya api dari rumah yang terbakar sebelumnya,” ujar Kasroni.
Hingga saat ini, pelaku pembakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta akan melengkapi administrasi penyidikan. Laporan polisi resmi juga tengah disusun.
Kasroni menyebutkan, pihaknya akan terus memantau situasi dan meningkatkan patroli di wilayah hukum Polres Puncak Jaya untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami masih melakukan pendalaman dan akan terus melaporkan perkembangan terbaru kepada pimpinan,” ujar Ipda Kasroni.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun, kata Kasroni, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan tempat tinggal dan aset penting milik pejabat pemerintah daerah.
Editor : Syahriah Amir























































