JAYAPURA, Redaksipotret.co – Kabupaten Sarmi berhasil tekan angka kemiskinan ekstrem 0,27 persen. Jika dilihat dari angkanya, Kabupaten Sarmi menduduki angka terendah dibandingkan kabupaten lainnya di Provinsi Papua.
Pj Bupati Sarmi, Markus Mansnembra mengatakan, capaian ini tidak luput dari kerjasama dari semua pihak dalam menyusun program pemerintah pusat sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bahwa angka kemiskinan ekstrem harus turun di bawah 10 persen.
“Kami tetap optimis agar angka ini terus menurun, bila perlu diposisi 0 persen,” ujarnya di Jayapura, Jumat (22/3/2024).
Meskipun menduduki angka paling rendah, namun pihaknya tidak berpuas diri, melainkan terus berinovasi dengan program-program yang telah disusun dengan baik.
Markus bilang, upaya yang telah dilakukan melalui berbagai program yang ada dengan memperbanyak pemberdayaan masyarakat serta memperkuat layanan disektor kesehatan.
Bahkan untuk mempertahankan ketahahan sosial ekonomi warga, Pemerintah Kabupaten Sarmi tengah menggelar pasar murah agar masyarakat dapat berbelanja dengan harga yang terjangkau.
“Tahun ini afektasi belaja kita kurang lebih Rp220 milyar, itu untuk program menurunkan tingkat kemiskinan ektrem,” ucapnya.
Markus berharap kedepan program untuk menurunkan angka kemiskinan ini akan terus berlanjut sehingga masyarakat mendapatkan dampak secara nyata. Ia pun meyakinkan bahwa Negara lewat Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyatnya.
Editor : Syahriah Amir





















































