JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sebanyak 111 peserta didik As Salaam Jayapura jenjang SD dan SMP mengikuti khatamul quran, imtihan, uji publik baik tartil dan tahfidz juz 28, 29, 30, dan juz 1.
Wakil Ketua Yayasan As Salaam Jayapura, Nurhairi, mengatakan kegiatan tersebut sudah kelima kalinya dilaksakan menggunakan metode ummi.
“Memberikan sumbangsih yang tinggi terhadap buta huruf Al-Qur’an, bukan hanya membaca tapi juga tartil dan tahfidz,” ujar Nurhairi di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (25/2/2024).
Nurhairi berharap dukungan dari orang tua di rumah, agar melakukan pemantauan kepada anak-anak mereka supaya terus meningkatkan kualitas baca dan tulis Al-Qur’an.
“Ini adalah momen istimewa karena sebagai hadiah Yayasan As Salaam Jayapura pada Milad ke-26. Kami menjaga kualitas dan kuantitas sehingga meningkatkan kualitas belajar Al kurang dengan lebih baik lagi,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yaitu terimplementasinya Kurikulum Merdeka.
“Kebijakan merdeka belajar adalah upaya ikhtiar transformasi pendidikan membangun SDM yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing serta terciptanya profil pelajar Pancasila,” ujarnya.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura memberikan apresiasi kepada Yayasan As Salaam Jayapura, yang sudah mengimplementasikan profil pelajar Pancasila.
“Terciptanya generasi muda di Kota Jayapura yang hebat sesuai dengan moto Pemkot Jayapura satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan (Hen Tecahi Yo Onomi Tmar Ni Hanased) untuk membangun generasi kurani,” ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Jayapura, Abdul Hafid Jusuf, mengatakan kemampuan intelektual yang menjadi sebuah motivasi untuk mendidik generasi muda.
“Tidak hanya penguasaan pada teknologi tetapi juga generasi yang memiliki aspek atau memiliki dimensi spiritual yang baik dalam masa depan yang baik melalui pembinaan Al Qur’an,” ujarnya.
Kepala BPMP Papua Dr.Junus Mangunson berharap penguatan spiritual dan karakter peserta didik secara khusus di As Salaam Jayapura terus ditingkatkan.
“Ini spirit yang sangat dahsyat dan luar biasa, karena itu harapan ke depan untuk mewujudkan generasi emas Papua yang mandiri, berdaya saing, inovatif, dan kreatif bisa tercapai,” ujarnya.
Kegiatan khatimul quran dan imtihan dirangkai dengan donasi pembangunan pondok pesantren As Salaam Jayapura, pesan dan kesan wali murid, pemberian sertifikat dan hadiah terbaik munaqosah.
Editor : Syahriah Amir























































