JAYAPURA, Redaksipotret.co – Perum Bulog Kanwil Papua yang membawahi enam provinsi telah merealisasikan bantuan pangan beras tahap I (Januari hingga Maret) 2024 sebesar 62,54 persen.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengungkapkan, realisasi bantuan yang tidak tercapai 100 persen disebabkan beberapa hal.
“Kondisi geografis kita di Papua sangat berbeda dengan daerah lain, bahkan kita dihadapkan oleh kondisi cuaca dan sulitnya transportasi yang hanya mengadandalkan pesawat untuk mengangkut bantuan ke daerah sulit seperti di pegunungan,” ucap Mustari di Jayapura, Senin (1/4/2024).
Sebelumnya, Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat telah menyalurkan bantuan pangan beras tahap I tahun 2024.
Penyaluran beras program Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP tersebut sebanyak kurang lebih 8.200 ton per bulan.
Bansos beras disalurkan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Papua termasuk untuk Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat dan Papua Barat Daya serta Papua Pegunungan. Masing-masing KPM mendapatkan 10 Kilogram.
Mustari menyebut, Perum Bulog ditugaskan oleh Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bansos tersebut.
Dia menjelaskan bahwa bantuan pangan berupa beras bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan lonjakan inflasi.
‘’Bantuan pangan untuk mitigasi dan antisipasi lonjakan harga yang berdampak pada inflasi,” ucapnya.
Editor : Syahriah Amir























































