JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jayapura untuk tidak menjadikan ruang kerja sebagai tempat melakukan hal-hal tak terpuji.
Hal tersebut disampaikan Sekda Hana saat memimpin apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura, Papua, Senin (28/8/2023).
Ultimatum tersebut disampaikan Sekda Hana lantaran dirinya telah menerima informasi terkait maraknya ASN yang selingkuh.
Ia meminta agar ASN memiliki akhlak rohani yang baik dan menjauh dari kesan negatif dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji.
Sekda pun memerintahkan pada organisasi perangkat daerah atau OPD untuk memeriksa kantor masing-masing sebelum pulang.
“Kalau ada yang lembur, lapor ke Satpol PP. Ini lingkungan kantor, jadi tidak ada pegawai yang saling memanfaatkan di ruang gelap atautempat sunyi di lingkungan kantor,” ucapnya.

Sekda kembali mengingatkan agar para ASN di Kabupaten Jayapura memperhatikan hal tersebut demi kenyamanan bersama.
Ia juga mengingatkan para ASN tidak menjadikan lingkungan kantor sebagai tempat meminum minuman keras atau miras.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring meminta Pemkab Jayapura melalui Sekda Hana Hikoyabi mengklarifikasi kebenaran dugaan ASN yang pacaran atau selingkuh di lingkungan kantor Bupati Jayapura.
Mantan Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura periode 2009-2014 ini menegaskan bahwa dengan adanya pernyataan dari Sekda Hana selaku Pembina ASN, menjadi persoalan bagi keluarga para pegawai.
“Pernyataan Sekda membuat keributan di rumah tangga ASN. Suami istri saling curiga,” kata Korneles di Sentani, Rabu (30/8/2023).
Ia meminta Sekda mengungkap nama-nama ASN yang melakukan tindakan tidak terpuji atau selingkuh untuk memperbaiki citra para pegawai di Kabupaten Jayapura.

“Siapa-siapa saja pelakunya di umumkan ke publik, saya juga yakin itu perbuatan oknum ASN dan bukan korpsnya. Karena korps ASN tidak melakukan perselingkuhan,” ujarnya.
Korneles menyampaikan bahwa Sekda Hana harus meminta maaf kepada seluruh ASN lantaran dikhawatirkan publik tidak percaya lagi kepada para apartur sipil negara.
“Saya setuju dengan pernyataan ibu Sekda, tetapi tidak semua ASN bertindak tak terpuji, melakukan perselingkuhan, itu persoalannya,” kata Korneles.
Korneles pun meminta Sekda memberikan tindakan disiplin kepada ASN yang melakukan tindakan tak terpuji sesuai dengan kode etik Nomor 42 Tahun 2011.
Penulis : Muhammad Irfan Editor : Syahriah Amir

























































