JAYAPURA, Redaksipotret.co – Ketua Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw meyakini bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024 akan tunda setahun.
Alasan penundaan itu disampaikan Jhony Banua lantaran pelaksanannya bertepatan dengan agenda Nasional seperti pemilu legislatif, Pilpres dan Pilkada Gubernur, Bupati/Walikota di tahun 2024 maupun beberapa Pembangunan infrastruktur di kedua provinsi tersebut belum rampung dibangun.
“Saya melihat PON ke XXI Aceh-Sumut pasti ditunda tahun 2025, agenda Nasional 2024 akan menyedot anggaran daerah berimbas pada kesiapan masing-masing provinsi untuk menyiapkan atletnya menuju event empat tahunan itu,” kata Jhony Banua Rouw mengutip pasificpos.com, Selasa (17/10/2023).
Dia mengatakan, banyak provinsi termasuk Papua dalam menyiapkan atlet menuju PON sangat kurang, meskipun dalam APBD sudah dianggarkan Rp60 milyar.
“TC PON atlet Papua selama ini berjalan tidak maksimal, karena tidak ditunjang dengan peralatan yang baik,” jelasnya.
Selain itu, APBD masing-masing provinsi tahun 2024 akan fokus pada pembiayaan kegiatan pemilu legislatif dan pilres, kemudian masing-masing daerah harus menyiapkan anggaran untuk pilkada kepala daerahnya.
Dengan demikian, kata Johny Banua, dari mana anggaran diambil untuk menyiapkan atlet menuju PON Aceh-Sumut. Sehingga dirinya sangat yakin pemerintah pusat akan menunda PON yang pertama kalinya akan diselenggaran di dua provinsi di wilayah barat Indonesia itu.
Jhony menambahkan, pengurus Perbakin di seluruh provinsi se Indonesia juga akan menerima dampak dari pemilu 2024. Dimana, peralatan Latihan (Senjata api) akan disimpang di gudang selama pelaksaaan pemilu.
Oleh sebab itu, para atlet Papua maupun atlet dari provinsi lain tidak bisa latihan. “Bagaimana atlet bisa meraih hasil yang baik di PON jika tidak latihan, Jadi PON kemungkinan akan tunda ke tahun berikutnya,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Dedy Yuswadi mengusulkan ke pemerintah pusat agar pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024 agar ditunda setahun.
“Rapat terakhir kita di Medan, kita mengusulkan PON ini ditunda satu tahun, sebagaimana dengan Papua, kan ditunda 1 tahun,” kata Dedy, Selasa (2/5/2023).
Permintaan penundaan itu, kata Dedy, dengan alasan masih adanya beberapa infrastruktur belum memiliki kejelasan terkait proses pembangunannya, salah satu venue utama PON Aceh yang berada di Aceh Besar.
Dikutip dari koni.or.id, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyatakan PON XXI Tahun 2024 di Aceh – Sumatera Utara sesuai rencana yang dibuat.
“Waktu kita tinggal satu tahun lagi, kita sudah tidak punya waktu banyak untuk masih tawar-menawar dan lain sebagainya. Seluruhnya harus segera dimulai dan itu akan kita ikuti perkembangannya,” ujar Ketum KONI Pusat.
Penulis : Redaksi Potret Editor : Syahriah Amir

























































