JAYAPURA, Redaksipotret.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura mengingatkan kepada orang tua agar membawa anak mereka ke Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu.
Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan anak dalam keadaan baik-baik saja. Terutama berat badan hingga tinggi badan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan Pemkota Jayapura sedang menargetkan penurunan angka stunting diangka 7 persen. Namun, ia mengaku masih menemui kendala.
“Jadi kesulitan kami di kota berbeda tentunya dengan di kampung. Kalau di kampung kita kumpulkan anak-anak pasti datang semua,” beber Ni Nyoman saat menyampaikan laporan kinerja penurunan stunting kepada Tim Penilaian Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023, di Jayapura, Jumat (4/8/2023).
Ni Nyoman mengatakan bahwa tingkat kesadaran orang tua untuk membawa anak mereka ke Posyandu sangat rendah.
Masih banyak ditemukan orang tua sibuk mengurusi pekerjaannya dibanding memprioritaskan membawa anak ke Posyandu untuk diperiksa kesehatan hingga fisiknya.
“Di Tahun 2022 jumlah yang datang ke Posyandu itu 13.619 anak. Jadi sudah meningkat dua kali lipat dari tahun 2021 dan tentunya secara absolut jumlah stunting yang ditemukan pastinya akan mengalami kenaikan,” jelas Ni Nyoman.
“Sebanyak 1.459 anak kami belum bisa mengatakan ini turun sebab apabila 25 ribu semuanya datang ke Posyandu untuk kita ukur, maka kami akan mendapatkan angka pasti yang disurvei status gizi Indonesia,” ujarnya.
Penulis : Muhammad Rafiq Editor : Syahriah Amir






















































