JAYAPURA, Redaksipotret.co – Tim Penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, telah turun ke Kabupaten Jayapura pada Minggu (11/2/2024).
Didampingi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, tim langsung memonitor sejumlah titik pantau yang menjadi penilaian. Dintaranya, kawasan pasar tradisional, tempat pemrosesan sampah (TPA), perkantoran, sekolah adiwiyata, rumah sakit, bandara dan juga sarana pelayanan publik.
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri mengatakan, penilaian Adipura sangat ketat, sesuai dengan realita yang ada dilapangan.
“Untuk penilaian Adipura 2024, telah dilaksanakan pemantauan dan kunjungan ke lokasi-lokasi obyek penilaian, seperti di sarana pelayanan publik, tempat-tempat umum, perkantoran, sekolah adiwiyata, rumah sakit, pasar tradisional dan bandara, serta di TPA oleh tim dari KLHK RI dalam hal ini dikoordinir oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (PPPE) Papua,” sebutnya, Senin (12/2/2024).
Dia pun meminta dukungan dan kerja sama dari semua pihak, mulai dari perangkat daerah, pihak swasta maupun masyarakat, untuk bergotong-royong mendukung penilaian tim Adipura ini.
“Masyarakat dan pemerintah harus bersama-sama mendukung, agar Kabupaten Jayapura tetap bersih. Masyarakat harus membiasakan menjaga kebersihan dan tertib dalam mengolah lingkungan, termasuk memilah sampah mulai dari rumahnya masing-masing. Jadi, sampah yang organik dan anorganik dikelompokkan sesuai jenisnya,” ucapnya.
Editor : Syahriah Amir























































